Menurut laporan dari Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), sebanyak 1.600.660 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode arus mudik tahun ini. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 3,27 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pergerakan kendaraan ini terutama menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak, dan area wisata Puncak.
Data dari Jasa Marga juga mencatat bahwa terjadi peningkatan yang signifikan di Gerbang Tol (GT) Ciawi 1 yang menuju Puncak, Bogor dengan jumlah kendaraan mencapai 395.580. Di wilayah Jabodetabek sendiri, distribusi kendaraan terbagi ke GT Cengkareng, GT Cikupa, dan GT Ciawi 1. Selain itu, arus kendaraan menuju Jawa Barat seperti Bandung juga mengalami peningkatan.
Dalam menghadapi arus mudik ini, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengingatkan para pemudik untuk tetap waspada dan mempersiapkan kondisi kendaraan serta fisik. Dia juga memprediksi bahwa volume lalu lintas akan meningkat pada H+1 dan H+2 Idul Fitri. Sementara itu, Marketing and Communication Department Head Jasa Marga, Panji Satriya, menyarankan pengguna jalan untuk memastikan saldo e-toll mencukupi demi kelancaran transaksi di gerbang tol.
Dengan peningkatan arus mudik yang terjadi, memastikan persiapan dan keamanan saat melakukan perjalanan sangat penting. Jasa Marga juga mengimbau agar masyarakat memeriksa kondisi kendaraan, keselamatan pengemudi, kecukupan BBM, dan saldo e-toll sebagai bagian dari persiapan sebelum melakukan perjalanan.

