Google telah mengumumkan rencana untuk mengubah proses penggunaan aplikasi Android dari sumber luar Play Store. Mulai Agustus mendatang, pengguna harus melewati proses tambahan, termasuk menunggu selama 24 jam sebelum dapat menginstal aplikasi yang berasal dari pengembang yang belum terverifikasi. Langkah ini merupakan bagian dari sistem baru yang disebut “advanced flow”, di mana pengguna harus melewati beberapa tahap seperti mengaktifkan mode developer dan memastikan tidak ada yang memaksa mereka menonaktifkan fitur keamanan sebelum bisa melanjutkan proses instalasi setelah masa tunggu selesai.
Google mengklaim bahwa perubahan ini bertujuan untuk mengurangi risiko penipuan terkait instalasi aplikasi. Banyak kasus malware dikaitkan dengan pengguna yang terburu-buru atau dipaksa untuk menginstal aplikasi berbahaya. Dengan adanya jeda waktu, diharapkan pengguna akan lebih berhati-hati sebelum memasang aplikasi yang mencurigakan. Proses verifikasi ini hanya perlu dilakukan sekali, setelah itu pengguna dapat menginstal aplikasi dari sumber luar tanpa harus mengulang semua tahapan. Bahkan, ada opsi untuk membuka akses sideloading selama periode tertentu, misalnya tujuh hari.
Namun, Google juga akan mewajibkan verifikasi identitas bagi pengembang mulai bulan September. Pengembang harus menyediakan data pribadi mereka seperti alamat, email, serta identitas resmi, dan juga membayar biaya pendaftaran. Namun, ada pengecualian bagi pelajar atau pengembang hobi yang bisa berbagi aplikasi secara terbatas tanpa verifikasi penuh. Meskipun demikian, pengguna yang memiliki pengetahuan teknis masih dapat menginstal aplikasi melalui Android Debug Bridge (ADB) tanpa harus menunggu 24 jam, sehingga masih ada celah yang bisa dimanfaatkan.

