Menurut analis AllianceBernstein, Bitcoin diyakini telah mencapai titik terendah dan berpotensi menguat ke depan. Prediksi ini muncul saat harga bitcoin diperdagangkan di sekitar USD 71.000 setelah mengalami koreksi dari level tertinggi akhir 2025. AllianceBernstein mempertahankan target harga bitcoin di USD 150.000 pada akhir 2026, didukung oleh sinyal pasar dan minat institusional. Penurunan harga kali ini tidak disertai kegagalan sistemik seperti sebelumnya, melainkan dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan perilaku pasar seperti ketegangan geopolitik dan suku bunga tinggi. Koreksi ini dianggap sebagai penyesuaian sementara dalam sentimen pasar, dengan bitcoin turun hampir 50% dari puncaknya sebelum pulih. Penonton disarankan untuk melakukan studi mendalam sebelum terlibat dalam investasi kripto, karena keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil dari keputusan investasi yang diambil.

