Pada Kamis, 26 Maret 2026, diprediksi bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus mengalami kenaikan dalam sesi perdagangan. Sebelumnya, IHSG telah mengalami peningkatan signifikan sebesar 2,75 persen mencapai 7.302,12. Menurut analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, terdapat peluang bagi IHSG untuk melonjak hingga mencapai level resistance pada 7.765. Namun demikian, potensi koreksi juga tidak diabaikan, dengan area koreksi diperkirakan berada di sekitar 6.744 jika IHSG tetap di bawah 7.436.
Ivan Rosanova juga memperkirakan titik support IHSG berada di area 6.900, 6.744, dan 6.587, sementara titik resistance diperkirakan berada pada level 7.436, 7.765, dan 8.098. Dalam risetnya untuk hari itu, Ivan menyoroti beberapa emiten yang diprediksi akan menunjukkan kinerja solid, termasuk PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Sementara itu, perang antara AS dan Iran sempat mempengaruhi IHSG dan memicu aksi jual, namun investor kini mulai kembali masuk ke pasar Indonesia secara bertahap, didorong oleh meredanya tensi dan sentimen global. Dengan perkembangan ini, pasar modal Indonesia terus menarik minat investor untuk mengikuti pergerakan saham-saham potensial yang dapat memberikan cuan yang menguntungkan.

