Monday, May 11, 2026
HomeEkonomiPilihan Camilan Praktis dari Bakpao Gandum RoyalKueID

Pilihan Camilan Praktis dari Bakpao Gandum RoyalKueID

Kebutuhan masyarakat terhadap makanan yang praktis dan mudah disajikan telah mendorong pengusaha UMKM untuk terus berinovasi dalam menghadirkan produk yang relevan dengan aktivitas sehari-hari. Salah satu contohnya adalah Bakpao Gandum RoyalKueID, sebuah kuliner asal Jakarta Utara yang menghadirkan bakpao berbahan gandum sebagai pilihan sarapan maupun camilan keluarga.

Bakpao Gandum RoyalKueID menawarkan produk berbahan gandum yang praktis disiapkan dan cocok sebagai pilihan sarapan maupun camilan. Dengan cita rasa yang disesuaikan dengan selera keluarga, bakpao ini menjadi alternatif makanan yang mudah dinikmati, terutama bagi anak-anak. Varian ayam jamur menjadi salah satu yang paling diminati oleh pelanggan.

Menurut co-founder Bakpao Gandum RoyalKueID, Yusnianti, usaha tersebut berawal dari inisiatif sederhana dan kemudian berkembang menjadi peluang bisnis. Ide pertama kali muncul pada tahun 2023, kemudian diproduksi untuk konsumsi sendiri dan mulai ditawarkan ke kerabat dan teman pada akhir tahun 2023. Dengan respon yang baik, mereka akhirnya membuka outlet pertama pada akhir tahun 2024.

Seiring perkembangan usaha, Bakpao Gandum RoyalKueID mulai memasarkan produknya melalui berbagai kanal, termasuk gerai offline, reseller, marketplace, social commerce, dan B2B. Pasar produknya juga terus berkembang tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menjangkau pembeli dari berbagai daerah hingga antar pulau.

Untuk mendukung operasional usaha, Bakpao Gandum RoyalKueID memanfaatkan layanan QRIS BRI untuk mempermudah transaksi dengan para reseller, sehingga proses pembayaran menjadi lebih praktis. Selain itu, Yusnianti juga aktif meningkatkan kemampuan dalam mengelola usahanya melalui platform LinkUMKM BRI sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan usaha.

Platform LinkUMKM BRI memainkan peran penting dalam memberikan ekosistem pembelajaran dan pendampingan bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh 14,98 juta UMKM sebagai sarana peningkatan kapasitas usaha secara daring, mulai dari penguatan kompetensi hingga perluasan akses pasar.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer