Tuesday, October 6, 2026
HomeEkonomiCara Cerdas Menghemat Gas Saat Memasak di Tengah Krisis Energi

Cara Cerdas Menghemat Gas Saat Memasak di Tengah Krisis Energi

Cara Cerdas Menghemat Gas Saat Memasak di Tengah Krisis Energi

Lonjakan harga energi global ikut mengubah kebiasaan rumah tangga di banyak negara. Di satu sisi, kebijakan work from home membuat konsumsi energi di luar rumah menurun. Namun di sisi lain, aktivitas memasak di rumah justru meningkat dan ikut menekan penggunaan LPG atau gas elpiji. Dalam situasi seperti ini, efisiensi di dapur menjadi semakin penting, bukan sekadar soal penghematan biaya, tetapi juga soal menjaga pemakaian energi agar lebih terkendali.

Masak di Rumah, Hemat Tetap Perlu Dijaga

Di tengah kondisi energi yang makin mahal, penggunaan gas elpiji perlu dikelola dengan lebih bijak. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah mengingatkan pentingnya memakai energi secara hemat dan tepat guna, termasuk saat memasak. Pesan itu sejalan dengan upaya banyak negara yang mendorong masyarakat lebih sadar energi dari rumah masing-masing.

Efisiensi ini bisa dimulai dari kebiasaan sederhana di dapur. Mengatur besar api sesuai kebutuhan, misalnya, dapat menghindarkan pemborosan gas yang sering tidak disadari. Api besar tidak selalu berarti masakan lebih cepat matang, terutama bila jenis bahan dan peralatan yang digunakan tidak mendukung.

Langkah Sederhana yang Berpengaruh

Menutup panci saat memasak menjadi salah satu cara paling mudah untuk menahan panas agar tidak cepat hilang. Dengan begitu, proses memasak bisa berlangsung lebih singkat dan penggunaan gas lebih terkontrol. Selain itu, memilih peralatan masak yang sesuai dengan ukuran kompor juga membantu panas tersalurkan dengan lebih efektif.

Cara lain yang tak kalah penting adalah memotong bahan makanan menjadi bagian lebih kecil. Ukuran bahan yang lebih kecil biasanya membuat makanan lebih cepat matang sehingga waktu memasak bisa dipersingkat. Di sisi lain, memanfaatkan sisa panas kompor setelah api dimatikan juga dapat membantu menyempurnakan proses memasak tanpa menambah konsumsi gas.

Efisiensi Kecil, Dampak Lebih Luas

Meski terlihat sepele, kebiasaan-kebiasaan tersebut memberi dampak yang cukup besar jika dilakukan secara konsisten. Penggunaan gas yang lebih hemat bukan hanya meringankan pengeluaran rumah tangga, tetapi juga ikut mendukung upaya menjaga ketersediaan energi di tengah tekanan harga global. Dalam situasi seperti sekarang, dapur rumah tangga menjadi salah satu ruang paling nyata untuk menerapkan efisiensi energi secara langsung.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer