Harga Bitcoin (BTC) kembali tertekan dan menyentuh level terendah dalam sepekan. Pelemahan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak dunia yang ikut mengguncang pasar keuangan global. Pada perdagangan Kamis (2/4), harga Bitcoin turun di bawah USD 66.000, membuat pelaku pasar semakin waspada terhadap arah pergerakan aset kripto tersebut ke depan. Analis senior Bloomberg Intelligence, Mike McGlone, memperingatkan bahwa harga Bitcoin masih berpotensi turun lebih dalam, bahkan bisa kembali ke kisaran USD 10.000. Data dari CoinGlass juga menunjukkan likuidasi pasar kripto dalam 24 jam terakhir mencapai lebih dari USD 400 juta, menandakan banyak investor yang mengalami kerugian akibat pergerakan harga yang tajam. Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca, perlu untuk belajar dan menganalisis sebelum membeli dan menjual Kripto.

