Harga kripto selama 24 jam terakhir menunjukkan pergerakan beragam, dengan mayoritas aset digital papan atas mencatatkan penguatan tipis. Beberapa koin besar seperti Bitcoin dan Ethereum masih bertahan di zona hijau, mencerminkan sentimen pasar yang relatif stabil. Di sisi lain, sejumlah altcoin justru mengalami tekanan dan bergerak melemah, menandakan pasar masih dalam fase konsolidasi di mana investor cenderung selektif dalam mengalokasikan dana ke aset kripto dengan fundamental kuat.
Menurut data dari Coinmarketcap.com, per 7 April 2026, harga Bitcoin menelanjangi USD 68.768,46 dan naik 0,67 persen dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasarnya mencapai USD 1,38 triliun, menjadikannya aset kripto paling dominan dengan pengaruh besar terhadap arah pasar secara keseluruhan. Ethereum diperdagangkan di level USD 2.101,62 atau menguat 0,81 persen, dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 256,68 miliar. Tether, sebagai stablecoin terbesar, diperdagangkan sebesar USD 0,9998 dengan kenaikan tipis 0,02 persen dan kapitalisasi pasar mencapai USD 184,13 miliar.
BNB, koin lain yang cukup populer, diperdagangkan di level USD 600,01 atau naik 0,60 persen, dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 82,25 miliar. Sementara itu, XRP juga mencatatkan kenaikan sebesar 0,71 persen ke posisi USD 1,31, dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 81,52 miliar. Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca, dan sangat disarankan untuk belajar dan menganalisis sebelum membeli dan menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

