Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, baru-baru ini menggelar pertemuan dengan sejumlah investor Amerika Serikat (AS) untuk mengklarifikasi sejumlah isu tak sedap terkait investasi di Indonesia. Investor-investor AS yang hadir antara lain Blackrock, Lord Abbett, TD Asset Management, HSBC Global Asset Management, dan Lazard AM. Purbaya menjelaskan bahwa minat para investor untuk berinvestasi di Indonesia sudah terlihat, namun pemerintah perlu memberikan penjelasan untuk menghilangkan keraguan mereka tentang prospek investasi di Tanah Air.
Dalam pertemuan tersebut, Purbaya memanfaatkan kesempatan untuk memaparkan strategi fiskal dan fundamental makroekonomi nasional guna mengakomodir pertanyaan investor dan menghilangkan keraguan mereka. Menurut Purbaya, investor AS sebenarnya tidak khawatir akan kebijakan fundamental makroekonomi Indonesia, namun mereka ingin memastikan kondisi terkini terkait keamanan berinvestasi di Indonesia serta strategi ekonomi pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Purbaya menyatakan bahwa investor tersebut percaya bahwa kebijakan fundamental yang dirancang oleh pemerintah sebelumnya sudah pada arah yang benar, namun mereka ingin memastikan bahwa kondisi fiskal Indonesia tidak bermasalah seperti yang mereka dengar. Dalam upaya menjawab keraguan para investor, Purbaya menjelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal ke depan yang diharapkan dapat menguatkan keyakinan para investor terhadap Indonesia sebagai tujuan investasi yang menjanjikan.

