Tuesday, May 19, 2026
HomeEkonomiPenyebab Rendahnya Produktivitas Tebu Nasional: Fakta Blak-blakan Pemerintah

Penyebab Rendahnya Produktivitas Tebu Nasional: Fakta Blak-blakan Pemerintah

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target swasembada gula konsumsi pada tahun 2028, dengan target produksi gula konsumsi sebanyak 3 juta ton untuk tahun 2026. Langkah-langkah strategis telah diambil oleh Kementerian Pertanian, termasuk konsolidasi industri gula nasional melalui integrasi 36 pabrik gula dari Sumatra hingga Sulawesi. Director Hilirisasi Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri, menegaskan bahwa perluasan lahan dan peningkatan produktivitas menjadi fokus utama dalam mencapai target tersebut.

Program hilirisasi perkebunan juga tetap didorong, termasuk peremajaan tebu dan pembukaan lahan baru seluas 200 ribu hektare pada tahun 2025 dan 2026. Meskipun terdapat beberapa tantangan di lapangan dalam merealisasikan program ini, pemerintah bertekad untuk mencapai swasembada gula nasional. Dukungan kebijakan melalui Perpres No. 40/2023 dan pelepasan varietas tebu unggul berdaya hasil tinggi juga menjadi bagian dari strategi yang ditempuh.

Namun, meskipun optimisme terpancar, masih terdapat tantangan struktural yang menghadang, seperti produktivitas tebu nasional yang masih rendah dan masalah terkait infrastruktur. Kualitas gula yang diproduksi oleh BUMN pangan juga menjadi perhatian, terutama terkait kondisi pabrik gula tua. Menyadari hal ini, langkah revitalisasi pabrik terus digencarkan untuk meningkatkan kinerja industri gula nasional.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer