Habib Mahdi Alatas menjadi nama yang mencuat di tengah kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret Syekh Ahmad Al Misry. Ia menjadi pelapor utama sekaligus koordinator untuk para korban, meskipun mendapat kritik dan tuduhan fitnah. Keberaniannya dalam mengungkapkan kasus ini didasari oleh keyakinan bahwa ada bukti yang penting terkait dugaan pelecehan seksual terhadap santri putra. Melalui akun Instagram pribadinya, ia membagikan informasi terbaru terkait kasus ini, termasuk nasib seorang santri di Kairo yang didatangi pihak terkait SAM dan mendapat ancaman. Habib Mahdi juga mengungkapkan bahwa perjuangan mengawal kasus ini membutuhkan pengorbanan besar, baik waktu, tenaga, maupun biaya pribadi. Selain aktif di media sosial, ia dan Ustaz Abi Makki bahkan mendatangi Komisi III DPR RI untuk membahas kasus ini. Di samping itu, Habib Mahdi Alatas dikenal sebagai tokoh agama yang aktif berdakwah di Jakarta Timur, terutama di pusat komunitas Arab di Condet, Jakarta. Ia menyoroti pentingnya menjaga marwah agama dan menentang penggunaan simbol keagamaan untuk kepentingan pribadi.

