Tuesday, May 19, 2026
HomeLifestyle5 Tanda Gangguan Pendengaran yang Sering Terlewatkan

5 Tanda Gangguan Pendengaran yang Sering Terlewatkan






Penyebab Gangguan Pendengaran | VIVA

Gangguan Pendengaran: Tanda-tanda Awal yang Sering Diabaikan

Jangan Sembarangan Pakai Earphone

Gangguan pendengaran kerap tidak disadari karena datangnya bertahap. Prosesnya pelan, dan itulah yang membuatnya berbahaya.

Tanpa Disadari, Kebiasaan Pakai Earphone Terlalu Lama Bisa Merusak Pendengaran

Ada beberapa gejala yang sebetulnya sudah cukup menjadi alasan untuk segera memeriksakan pendengaran, namun sering kali diabaikan.

Pertama, telinga berdenging atau dalam istilah medis disebut tinnitus. Suara denging, berdengung, atau berdesir yang muncul tanpa sumber suara dari luar adalah tanda bahwa sel-sel pendengaran mulai mengalami tekanan.

Kedua, kesulitan mendengar di tempat ramai. Jika kamu harus meminta lawan bicara mengulang kata-katanya berkali-kali saat berada di restoran atau ruang publik, itu bukan sekadar soal konsentrasi. Kesulitan memisahkan suara percakapan dari kebisingan latar adalah salah satu gejala awal gangguan pendengaran.

Ketiga, volume televisi atau ponsel yang terus dinaikkan. Ketika orang di sekitarmu mulai mengeluh volume terlalu keras sementara bagimu terasa normal, ini patut menjadi perhatian.

Keempat, sering salah menangkap kata. Misalnya mendengar “tiga” padahal yang diucapkan “lima”, atau sulit membedakan konsonan seperti s, f, dan th. Gejala ini menandakan frekuensi tertentu mulai sulit ditangkap oleh telinga.

Dokter spesialis THT dr. Elisabeth Artha Uli Sirait menjelaskan bahwa risiko gangguan pendengaran dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu intensitas suara dan durasi paparan.

Aksi Siswa SMAN 72 Guncang Sekolah dengan Bom Bukan Terorisme Tapi Memetic Violence, Apa Maksudnya?

Hal yang membuat kondisi ini lebih serius, kerusakan akibat kebisingan bersifat permanen karena sel pendengaran tidak dapat beregenerasi. Tidak seperti kulit yang bisa pulih setelah luka, atau tulang yang bisa sembuh setelah patah, sel rambut di dalam koklea yang sudah rusak tidak akan tumbuh kembali.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer