Perang Batin Ahmad Dhani dan Maia Estianty di Pertunangan El Rumi
Jakarta, VIVA – Momen sakral dalam pernikahan El Rumi belakangan ini menjadi sorotan publik bukan hanya karena keharu-biruan di dalamnya, melainkan juga karena kembali menghadirkan polemik saat kedua orang tuanya terlibat. Ahmad Dhani, sang ayah, terlibat dalam situasi memilukan bersama putrinya, Shafeea Ahmad, saat prosesi siraman. Saat situasi memanas, apa yang sebenarnya terjadi?
Ahmad Dhani dan Maia Estianty: Pertarungan Emosi di Siraman El Rumi
Dalam sebuah video yang dibagikan oleh Ahmad Dhani, terlihat Shafeea Ahmad menangis tersedu-sedu, sementara sang ayah berusaha menenangkan dengan pelukan. Namun, apa yang seharusnya menjadi momen hangat keluarga malah memunculkan emosi keruh di antara pasangan suami istri terdahulu, Ahmad Dhani dan Maia Estianty.
Kisah Masa Lalu yang Dikoyak-koyak Kembali
Alih-alih meresapi momen kebersamaan, postingan tersebut membuka kembali luka lama diantara Ahmad Dhani dan mantan istrinya, Maia Estianty. Ahmad Dhani dengan jujur menyatakan rasa kecewa terhadap situasi yang terjadi. Peristiwa tersebut dipicu oleh pernyataan Maia Estianty yang membawa perihal masa lalu saat ia dan El Rumi harus berpisah.
“Yang membingungkan, sudah 20 tahun, drama sinetron itu masih saja dilakukan di siraman yang harusnya menjadi ajang silaturahmi,” ujar Ahmad Dhani dalam unggahan Instagram-nya. Kekecewaan tersebut semakin dalam ketika Ahmad Dhani menyebut bahwa apa yang dilihat oleh putrinya hanyalah akting yang jauh dari kenyataan.
Memaafkan atau Membeberkan Masa Lalu?
Bukan hanya itu, Ahmad Dhani tak segan menyinggung masalah perselingkuhan yang dituduhkan ke Maia Estianty di masa lalu. Ia mencurahkan rasa kecewa dan ketidaksetujuannya terhadap sejumlah narasi yang menurutnya disengaja dibangun selama bertahun-tahun tanpa dasar hukum yang kuat.
Ahmad Dhani menganggap bahwa beberapa cerita yang berkembang di masyarakat hanyalah buah pikiran segelintir pihak yang terjebak dalam dunia sinetron dan drama tanpa dasar yang kuat dari pengadilan.

