Tuesday, May 19, 2026
HomeShowbizTips Shanty Menghadapi Perubahan Musik di Era Digital

Tips Shanty Menghadapi Perubahan Musik di Era Digital

Shanty Beradaptasi dengan Industri Musik Digital: Belajar Ngonten dan Live di Medsos

Perjalanan Karier Shanty dalam Industri Musik

Pada tahun 2000, Shanty memulai debutnya di industri musik sebagai backing vokal Dewa 19 dalam lagu “Risalah Hati.” Kesuksesan ini membuka jalan bagi Shanty untuk merilis album debutnya di akhir tahun yang sama. Album tersebut memuat delapan lagu, termasuk hits seperti “Jatuh Cinta” karya Anang Hermansyah dan “Oh Kasih” dari Rieka Roslan.

Di tengah suksesnya album pertamanya, Shanty terus melangkah dan merilis album-album lain, hingga album terakhirnya pada tahun 2010 berjudul Bintang Utara, yang didukung oleh Tompi. Selain karier musiknya, Shanty juga membangun keluarga dengan menikah dan memiliki dua putra.

Kembali ke Dunia Musik dengan Single Baru

Setelah sempat vakum merilis album penuh selama beberapa tahun, Shanty kembali ke dunia musik dengan merilis single terbaru berjudul “I Do.” Hal ini menandai perjalanan panjang Shanty selama 26 tahun di industri musik. Meskipun awalnya terbiasa dengan kaset dan CD, Shanty berhasil beradaptasi dengan perubahan zaman ke era digital saat ini.

Dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com, Shanty mengungkapkan rasa syoknya saat kembali ke industri musik yang sudah berubah drastis. Semua terkoneksi dengan media sosial, engagement, tren TikTok, hingga konten yang harus diproduksi untuk platform-platform digital. Shanty juga harus belajar tentang EP dan budaya live di media sosial, hal yang cukup baru baginya.

Shanty mengakui bahwa ia dan tim manajemennya harus beradaptasi dengan cepat dan terus belajar agar tetap relevan di industri musik yang terus berubah dan berkembang. Meskipun tantangan besar, Shanty siap untuk terus melangkah dan memberikan yang terbaik dalam kiprahnya di dunia musik.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer