Monday, May 11, 2026
HomeEkonomiMeta Gelontorkan Triliun untuk AI, Ribuan Karyawan Tuai Dampak

Meta Gelontorkan Triliun untuk AI, Ribuan Karyawan Tuai Dampak

Meta Platforms Akan PHK Ribuan Karyawan Gara-Gara Investasi AI

Jakarta, VIVA – Perusahaan induk Facebook dan Instagram, Meta Platforms, akan segera melakukan pemangkasan ribuan karyawan. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya efisiensi perusahaan dalam mengembangkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Investasi Besar Meta Platforms di Bidang AI

Meskipun mengalami kerugian besar, CEO Meta, Mark Zuckerberg, tetap memutuskan untuk meningkatkan investasi perusahaan dalam AI. Zuckerberg mengungkapkan bahwa biaya terbesar Meta saat ini terkait dengan infrastruktur dan sistem AI. Hal ini menjadi faktor utama yang mendorong perusahaan untuk melakukan pengurangan karyawan demi keseimbangan keuangan.

Penyebab Pengurangan Tenaga Kerja

Pengurangan karyawan sebanyak 10 persen atau sekitar 8.000 orang di Meta merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan pengeluaran perusahaan yang terus meningkat akibat fokus pada pengembangan AI. Zuckerberg menegaskan bahwa efisiensi teknologi AI telah mengubah kebutuhan tenaga kerja di perusahaan, sehingga penyesuaian ukuran tim dirasa perlu.

Meskipun demikian, pengurangan ukuran tim tidak selalu berarti pemutusan hubungan kerja (PHK). Dalam pandangan Zuckerberg, AI membuka peluang baru bagi karyawan Meta untuk terlibat dalam proyek-proyek yang lebih inovatif.

Proyeksi belanja modal Meta Platforms juga mengalami peningkatan signifikan. Perusahaan memperkirakan pengeluaran mencapai US$125 miliar hingga US$145 miliar, atau setara dengan Rp2.125 triliun hingga Rp2.465 triliun. Angka ini meningkat dari proyeksi sebelumnya, menunjukkan komitmen Meta dalam mengembangkan AI.

Lonjakan investasi ini menimbulkan kekhawatiran pada sejumlah investor, terbukti dengan penurunan saham Meta hingga 9 persen dalam perdagangan terbaru. Perusahaan raksasa teknologi lainnya, seperti Amazon dan Google, juga diperkirakan akan mengalokasikan dana hingga US$750 miliar atau sekitar Rp12.750 triliun untuk pengembangan AI dalam tahun ini.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer