Jumlah Kematian Jemaah Haji Menurun Signifikan
Pada tanggal yang sama tahun lalu, jumlah jemaah haji yang wafat di tanah suci mencapai 46 hingga 48 orang. Namun, pada saat yang bersamaan tahun ini, angka tersebut turun drastis menjadi 24 orang. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.
Istithaah Kesehatan dan Penurunan Kematian Jemaah
Dahnil menjelaskan bahwa penurunan signifikan jumlah kematian jemaah tidak terlepas dari pengetatan pemeriksaan kesehatan atau istithaah kesehatan bagi calon jemaah haji sebelum keberangkatan. Meski begitu, pemerintah tetap berupaya menjaga agar angka kematian jemaah selama pelaksanaan ibadah haji tetap terkendali.
Ketat dalam Istithaah Kesehatan untuk Jemaah Haji
Lebih lanjut, data yang diterima menunjukkan bahwa mayoritas jemaah haji yang meninggal bukanlah kelompok lanjut usia, melainkan jemaah berusia 40 hingga 50 tahun yang terlalu memforsir aktivitas ibadah karena merasa sehat. Penyakit akhirnya muncul akibat kelelahan yang berlebihan.
Pemerintah Arab Saudi juga berkomitmen untuk menekan angka kematian jemaah calon haji melalui peningkatan pelayanan dan pengawasan kesehatan. Diharapkan angka kematian jemaah tahun ini dapat ditekan jauh di bawah angka pada musim haji sebelumnya yang mencapai sekitar 460 orang.
Imbauan untuk Jemaah Haji
Sebagai imbauan menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, jemaah diingatkan untuk menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas ibadah berlebihan. Istirahat yang cukup dan kesehatan menjadi prioritas utama dalam menjalani ibadah haji dengan lancar dan aman.
Sumber: VIVA

