Wednesday, June 17, 2026
HomeBeritaIsrael Serang Lebanon Selatan Setelah Perpanjangan Gencatan Senjata

Israel Serang Lebanon Selatan Setelah Perpanjangan Gencatan Senjata


Israel Serang Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Diperpanjang

Israel melancarkan serangkaian serangan udara besar-besaran ke Lebanon Selatan pada Sabtu (16/5), meskipun gencatan senjata antara kedua negara telah diperpanjang. Serangan tersebut ditujukan kepada Hezbollah, namun sebelumnya, evakuasi telah diperintahkan untuk sembilan desa.

Pemboman tersebut meningkatkan ketegangan di kalangan puluhan ribu warga Lebanon yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka di wilayah selatan. Serangan dilaporkan terjadi di lebih dari dua lusin desa, termasuk satu lokasi yang berjarak lebih dari 50 kilometer dari perbatasan.

Perpanjangan Gencatan Senjata dan Negosiasi AS

Amerika Serikat (AS) mengumumkan perpanjangan masa gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama 45 hari ke depan. Meskipun serangan terus terjadi, gencatan senjata diperpanjang untuk memberi kesempatan negosiasi lebih lanjut.

Departemen Luar Negeri AS berencana melakukan pembicaraan pada 2-3 Juni untuk mencapai kesepakatan permanen. Para delegasi militer dari kedua negara dijadwalkan bertemu mulai 29 Mei.

Situasi Terkini di Lebanon

Lebanon terus menjadi sasaran serangan sejak pertempuran di Timur Tengah dimulai pada Maret. Hizbullah menembakkan roket ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Serangan Israel telah menewaskan ribuan warga Lebanon, termasuk ratusan orang sejak gencatan senjata diberlakukan.

Keadaan di Lebanon semakin rumit dengan gelombang pengungsian warga ke kota-kota di sekitar Sidon dan Beirut. Meskipun gencatan senjata tetap berlaku, serangan terus terjadi dan memperkeruh situasi di wilayah tersebut.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer