Industri penambangan Bitcoin dan pengembangan infrastruktur AI semakin terkait dalam lanskap teknologi saat ini. Menurut laporan riset terbaru dari Bernstein, 11 perusahaan penambang Bitcoin yang diperdagangkan di bursa mengendalikan kapasitas daya sekitar 27 gigawatt, baik yang sudah terpasang maupun yang masih dalam rencana.
Dampak Terhadap Infrastruktur AI
Analis menyoroti bahwa akses terhadap pasokan listrik yang stabil menjadi tantangan utama dalam pengembangan infrastruktur AI. Bahkan, ketersediaan listrik dianggap lebih vital daripada semikonduktor dalam hal ini. Hal ini menempatkan perusahaan penambang Bitcoin sebagai mitra potensial bagi perusahaan teknologi besar dan perusahaan AI yang membutuhkan infrastruktur yang handal.
Di sisi lain, ada pergeseran minat dari perusahaan seperti IREN yang mulai beralih dari fokus bisnis penambangan Bitcoin ke infrastruktur AI. IREN diyakini telah menjalin kemitraan dengan Microsoft, dan analis dari Bernstein memperkirakan kerja sama tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan tahunan sekitar USD 3,7 miliar dari aktivitas bisnis infrastruktur cloud AI perusahaan.
Keterkaitan antara industri penambangan Bitcoin dan pengembangan infrastruktur AI merupakan cerminan dari evolusi teknologi yang terus berkembang. Kesadaran akan pentingnya infrastruktur yang mendukung perkembangan teknologi AI menjadi fokus utama bagi banyak perusahaan di berbagai sektor.

