Gus Irfan Memberi Apresiasi kepada Jemaah Haji Indonesia
Menhaj Gus Irfan bersama Amirul Hajj di Bandara Jeddah sebelum ibadah haji
Fase puncak ibadah haji di Mina berakhir pada 13 Zulhijah. Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil pilihan Nafar Tsani telah meninggalkan tenda-tenda di Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan puncak haji tahun ini. Menurutnya, keberhasilan fase Mina merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur penyelenggara, petugas, dan jemaah haji Indonesia.
Gus Irfan menjelaskan bahwa jemaah yang mengambil pilihan Nafar Tsani telah kembali ke hotel pada 13 Zulhijah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Mina.
Secara keseluruhan, Gus Irfan memberikan apresiasi kepada jemaah haji Indonesia atas ketertiban dan kerjasama yang ditunjukkan selama fase ibadah haji.
Layanan Tetap Berlanjut
Jika sebagian jemaah telah melaksanakan tawaf ifadah pada 10 hingga 13 Zulhijah, sementara sebagian lainnya masih akan menyelesaikan tawaf ifadah dan rangkaian ibadah lainnya sebelum kembali ke Tanah Air.
Gus Irfan memerintahkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk terus mengawal dan mendampingi jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan di area tawaf dan memastikan jemaah berisiko tinggi tetap mendapatkan perhatian prioritas.
Persiapan Haji 2027
Pada Jumat (29/5), Kemenhaj juga menerima informasi awal dan timeline penyelenggaraan haji 2027 dari Pemerintah Arab Saudi. Informasi tersebut menjadi dasar bagi Kemenhaj untuk menyiapkan penyelenggaraan haji tahun depan sejak dini.
Gus Irfan menjelaskan bahwa Kemenhaj dan DPR RI berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam mempersiapkan operasional haji 2027 secara lebih matang. Evaluasi dan persiapan sejak dini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan penyelenggara haji.

