Saturday, August 15, 2026
HomeCryptoJepang Siap Luncurkan ETF Kripto dan Stablecoin Yen

Jepang Siap Luncurkan ETF Kripto dan Stablecoin Yen

Jepang Siap Meluncurkan ETF Kripto dan Stablecoin Yen

Pemerintah Jepang tengah gencar mempercepat penggunaan teknologi keuangan berbasis blockchain di Asia. Selain memperkenalkan Exchange-Traded Fund (ETF) kripto, mereka juga berencana untuk mendorong adopsi stablecoin berbasis yen dalam sistem pembayaran dan transaksi bisnis.

Stablecoin Yen: Infrastruktur Pembayaran Masa Depan

Anggota parlemen dari Partai Demokrat Liberal (LDP), Junichi Kanda, menekankan pentingnya ekspansi penggunaan teknologi keuangan inovatif di wilayah tersebut. Salah satu proposal yang dia usulkan adalah penerbitan stablecoin yang bernilai dalam yen.

Disebut sebagai Global Stablecoin Corridor Initiative, proyek tersebut bertujuan untuk membentuk jaringan yang memungkinkan stablecoin berbasis yen dan dolar AS saling terhubung. Hal ini diharapkan dapat memfasilitasi transaksi lintas negara dengan lebih efisien.

LDP melihat stablecoin bukan hanya sebagai eksperimen mata uang digital, melainkan sebagai infrastruktur pembayaran yang akan memimpin masa depan. Ini didasarkan pada jumlah besar transaksi bisnis domestik Jepang yang mencapai sekitar 1.200 triliun yen.

Saat ini, sekitar 40%-50% dari total transaksi ekspor dan impor yang dilakukan Jepang dengan negara-negara Asia sudah menggunakan yen. Dengan demikian, penggunaan stablecoin dipandang sebagai langkah yang akan mempercepat dan mendigitalkan alur transaksi yang sudah ada.

Persiapan Untuk Implementasi Stablecoin Yen

Pada bulan April 2026, Menteri Keuangan Satsuki Katayama menyatakan bahwa implementasi stablecoin yen semakin mendekati kenyataan. Ia bahkan menyebut bahwa tiga bank besar Jepang berpotensi untuk menerbitkan stablecoin berbasis yen pada tahun 2027.

Langkah-langkah ini semakin diperkuat setelah regulator jasa keuangan Jepang mulai menerapkan aturan baru terkait stablecoin mulai 1 Juni 2026. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk merampingkan serta memperkuat infrastruktur keuangan negara demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer