Friday, July 17, 2026
HomeEkonomiDaftar Perusahaan PHK Karyawan Juni 2026: Sektor Paling Terdampak

Daftar Perusahaan PHK Karyawan Juni 2026: Sektor Paling Terdampak

Pemutusan Hubungan Kerja Masih Merajalela di Amerika Serikat

Pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi sorotan utama di pasar tenaga kerja Amerika Serikat sepanjang tahun 2026. Meskipun terjadi sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, sejumlah perusahaan besar tetap melakukan pengurangan karyawan, terutama pada bulan Juni 2026.

Meski Melambat, Perusahaan Tetap Lakukan PHK

Data terbaru dari Worker Adjustment and Retraining Notification (WARN) menunjukkan bahwa tingkat PHK di Amerika Serikat cenderung melambat menuju bulan Juni. Namun, faktor ketidakpastian ekonomi dan perubahan kebutuhan tenaga kerja akibat perkembangan teknologi masih mendorong banyak perusahaan untuk melakukan efisiensi.

Menurut laporan dari Newsweek pada Selasa, 9 Juni 2026, perusahaan kini lebih selektif dalam merekrut pekerja dan mengandalkan otomatisasi serta kecerdasan buatan (AI) untuk memenuhi kebutuhan di berbagai sektor.

Daftar Perusahaan yang Melakukan PHK pada Juni 2026

Berikut adalah beberapa perusahaan yang telah mengumumkan rencana PHK pada bulan Juni 2026 berdasarkan data WARN:

  • Alliance
  • Boys & Girls Club of the LA Harbor
  • Community Healthlink
  • FM Restaurants
  • MarketSource
  • Ryder
  • Accel
  • Gilead Sciences
  • Battelle
  • Wells Fargo
  • Five Guys
  • FreshRealm
  • City National Bank
  • Apple
  • Joe’s Crab Shack
  • PNC Bank

Meskipun jumlah PHK masih tinggi, terdapat sedikit penurunan sepanjang tahun 2026. Data dari LayoffAlert.org menunjukkan bahwa hingga saat ini telah ada 2.083 pemberitahuan PHK melalui WARN yang memengaruhi sekitar 207.650 pekerja di Amerika Serikat. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah pemberitahuan PHK mencapai 3.408 dengan total pekerja terdampak sebanyak 311.811 orang.

Meski demikian, para pengamat menyarankan bahwa perusahaan masih berpotensi untuk mengumumkan PHK tambahan pada paruh kedua tahun ini. Berbagai sektor ekonomi merasakan tekanan, terutama industri yang terkena dampak tarif, biaya transportasi, dan penurunan permintaan konsumen.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer