Ruben Onsu Geram dengan Kontroversi Video Thalia di Media Sosial
Pada Rabu, 10 Juni 2026, Ruben Onsu mengekspresikan kemarahannya setelah video putrinya, Thalia Putri Onsu, menjadi viral di media sosial. Kejadian ini menciptakan beragam reaksi dari netizen dan membuat Ruben akhirnya memberikan tanggapannya terkait situasi dan lingkungan di mana anaknya tumbuh dan berkembang.
Ruben Onsu Menyindir Adik Sarwendah setelah Komentar Tak Pantas
Dalam video yang menyebar luas, Thalia terlihat sedang melakukan siaran langsung di media sosial sambil membaca komentar dari para penonton. Saat itu, Thalia dianggap mengeluarkan perkataan yang menyinggung Betrand Peto dengan menyebutnya “enggak tahu diri”. Momen ini menciptakan debat di tengah netizen karena dianggap tidak lazim bagi anak seusianya untuk mengucapkan hal semacam itu.
Dampak Kontroversi Video Thalia di TikTok, Ruben Onsu Bersuara
Perhatian publik semakin besar ketika diketahui bahwa Thalia dibantu oleh Joe Octavianus, suami dari adik Sarwendah, saat siaran berlangsung. Kehadiran Joe Octavianus menciptakan spekulasi dan pertanyaan dari masyarakat tentang sosok yang ada di sekitar anak tersebut.
Respon Ruben Onsu terhadap Kontroversi Video Thalia
Menyikapi perdebatan yang berkembang, Ruben Onsu membagikan ulang potongan video tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, Ruben menyampaikan keprihatinannya terhadap anak di bawah umur yang diberi akses untuk siaran langsung dengan interaksi komentar publik yang belum tentu terfilter dengan baik.
Sebagai seorang ayah, Ruben menegaskan bahwa anak-anak memerlukan pengawasan yang cermat saat menggunakan media sosial. Ia merasa bahwa Thalia memiliki karakter yang berbeda sejak kecil dan ada hal tertentu yang mempengaruhi pikirannya.
Walau tidak mengetahui secara pasti situasi sebelum video itu direkam, Ruben yakin bahwa reaksi Thalia tidak muncul begitu saja tanpa adanya pengaruh dari lingkungan di sekitarnya. Ruben menilai bahwa membiarkan anak di bawah umur untuk melakukan siaran langsung tanpa pengawasan bisa merusak mata, hati, dan pola pikir mereka.

