Thursday, July 23, 2026
HomeBeritaPerubahan Sistem Penjurian FFI 2026: Meningkatkan Kualitas Film Pemenang

Perubahan Sistem Penjurian FFI 2026: Meningkatkan Kualitas Film Pemenang

FFI 2026 Segera Bergulir di Tengah Berbagai Penyempurnaan

Bulan Juni tahun 2026 menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para insan perfilman Indonesia dengan diselenggarakannya Festival Film Indonesia (FFI) 2026. Menyambut acara pembukaan, Ketua Komite FFI, Aryo Bayu, dan Ketua Penjurian FFI 2026, Budi Irawanto, memberikan gambaran mengenai sejumlah penyempurnaan yang dilakukan dalam sistem pendaftaran dan penjurian film-film nasional ini.

Perubahan Aturan Pendaftaran dan Penjurian

Budi Irawanto menyampaikan bahwa FFI 2026 telah melakukan sejumlah perubahan penting dalam aturan pendaftaran film. Salah satunya adalah ketentuan bahwa film yang ingin berkompetisi harus diproduksi oleh perorangan atau badan hukum Indonesia dengan mayoritas unsur kreatif dari warga negara Indonesia. Film yang didaftarkan juga harus sudah ditayangkan untuk publik di Indonesia antara rentang waktu 1 September 2025 hingga 31 Agustus 2026.

Selain itu, ada kewajiban bagi pendaftar untuk melampirkan surat pencatatan ciptaan dari Kementerian Hukum. Hal ini bertujuan untuk memberikan kejelasan terkait kepemilikan karya serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual dalam industri film.

Penyempurnaan pada Kategori Lagu Tema Film

Perubahan juga terjadi pada kategori lagu tema film yang kini resmi disebut sebagai “Pencipta Lagu Tema Asli Terbaik”. Langkah ini diharapkan dapat memberikan penghargaan yang lebih khusus kepada para musisi yang menciptakan lagu tema film.

Di sisi penjurian, FFI 2026 melakukan pemangkasan tahapan penilaian film cerita panjang dari empat tahap menjadi tiga tahap. Nominasi dilakukan melalui penilaian dan voting oleh Akademi Citra serta asosiasi profesi, untuk selanjutnya pemenang ditentukan oleh dewan juri akhir yang terdiri dari berbagai kalangan yang berkompeten di bidang perfilman.

Ruang Lebih Luas untuk Film Dokumenter

FFI 2026 memberikan kesempatan lebih luas bagi sineas dokumenter dengan menurunkan durasi minimal untuk kategori film dokumenter pendek. Hal ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan film dokumenter di Indonesia sekaligus memberikan kesempatan lebih besar bagi para dokumenteris pemula untuk berpartisipasi di FFI.

Dengan berbagai perubahan ini, FFI 2026 berharap dapat memberikan proses penjurian yang lebih inklusif dan adaptif, sehingga film-film terbaik yang mewakili perkembangan perfilman Indonesia saat ini dapat terangkat dan diapresiasi secara layak.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer