BitGo PHK 15 Karyawan, Fokus Kembangkan AI dan Stablecoin
BitGo, perusahaan asal California yang bergerak dalam pengelolaan aset kripto, baru-baru ini melakukan pengurangan karyawan sebanyak 15 orang. Mike Belshe selaku CEO BitGo menyebut langkah ini sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan setelah perusahaan tersebut melantai di bursa saham beberapa bulan sebelumnya.
Bukan Indikasi Gelombang PHK Lanjutan
Mike Belshe menyatakan bahwa pengurangan karyawan tersebut merupakan langkah restrukturisasi satu kali dan tidak mengisyaratkan adanya gelombang PHK lanjutan di perusahaan. Ia juga meminta semua karyawan yang masih bekerja di BitGo untuk saling memberikan dukungan selama proses reorganisasi berlangsung.
Memperkuat Fokus pada Pengembangan Teknologi
Meskipun melakukan pemangkasan jumlah karyawan, BitGo tetap membuka sejumlah lowongan pekerjaan di berbagai bidang. Perusahaan masih mengutamakan perekrutan untuk posisi-posisi yang dianggap strategis, terutama yang terkait dengan pengembangan keamanan aset digital, layanan perdagangan, stablecoin, sistem penyelesaian, dan teknologi kecerdasan buatan (AI).
BitGo telah menetapkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar US$ 18 per saham pada Januari 2026. Melalui IPO ini, BitGo berhasil mengumpulkan dana sekitar US$ 212,8 juta dengan valuasi perusahaan yang mencapai di atas US$ 2 miliar.
Perusahaan ini juga sedang fokus pada ekspansi internasional dengan membuka 51 lowongan pekerjaan di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, India, Singapura, Dubai, Brasil, dan Inggris. Hal ini menunjukkan komitmen BitGo dalam mengembangkan kehadirannya di pasar global.

