Dogecoin dan HYPE Menyulut Koreksi Kripto dalam Sepekan
Jakarta – Dogecoin dan HYPE, kripto milik Hyperliquid, tercatat sebagai aset turun paling tajam dalam sepekan terakhir ini. Pasar kripto mengalami penurunan hampir 10% seiring dengan dana yang beralih ke saham terkait dengan industri kecerdasan buatan (AI), menghindari token utama.
Berdasarkan laporan Coindesk pada Sabtu (27/6/2026), Dogecoin terpantau merosot 9,6% dalam rentang waktu tujuh hari, kini diperdagangkan sekitar US$ 0,076, sementara HYPE turun 9,9%, menjadi penurunan paling signifikan di antara kripto utama lainnya.
Penurunan Lainnya
Selain itu, harga ether juga turun 8,4% menjadi US$ 1.581, sedangkan XRP tergelincir 7,8% menjadi US$ 1,06. Di sisi lain, Solana dan Tron lebih kokoh dengan harga masing-masing berkisar di US$ 72 dan US$ 0,32 sepanjang pekan ini.
Sementara Bitcoin, sebagai kripto utama, mengalami penurunan sebesar 5,3% menjadi US$ 60.345 atau sekitar Rp 1,07 miliar (dengan kurs dolar AS sekitar Rp 17.840) setelah sempat menyentuh level terendah US$ 58.000 pada Jumat.
Analisis dan Proyeksi
Alex Kuptsikevich, Analis Pasar dari FxPro, menyatakan bahwa Bitcoin cenderung mengalami likuidasi pada posisi margin selama tren penurunan, namun kemudian diimbangi dengan pembelian kuat saat pemulihan harga. Sentimen negatif di kalangan investor institusional juga turut memengaruhi tekanan jual dan meningkatnya aksi leverage di pasar kripto.
Di sisi lain, Wall Street mengalami pergeseran dari saham produsen chip yang semula mendominasi pasar, menuju perusahaan lain yang terkait dengan pertumbuhan yang lebih stabil. Indeks S&P 500 tercatat berakhir stabil, di mana penurunan harga minyak memberikan sentimen positif bagi pasar.

