Purbaya Siap Pangkas Anggaran yang Menyimpang dari Keputusan Satgas Debottlenecking
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pihaknya siap untuk memangkas anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) atau daerah yang tidak menjalankan keputusan Satgas Debottlenecking. Langkah ini diambil untuk mempercepat penyelesaian berbagai hambatan investasi di Tanah Air.
Komitmen Pemerintah dalam Mewujudkan Iklim Investasi Kondusif
Dalam keterangan resminya, Purbaya menyatakan bahwa koordinasi lintas K/L akan terus diperkuat guna mengatasi berbagai persoalan regulasi dan operasional yang dapat menghambat investasi di Indonesia. Beliau juga memastikan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui peran Satgas Debottlenecking.
Sebagai bukti nyata dari komitmennya, Purbaya juga aktif berdialog dengan para pelaku usaha, termasuk investor dan perusahaan asal Korea Selatan yang tergabung dalam Korean Chamber of Commerce and Industry in Indonesia (KOCHAM Indonesia).
Presiden Prabowo Subianto Turut Pantau Proses Penyelesaian Hambatan Investasi
Presiden Prabowo Subianto turut memantau secara langsung proses penanganan hambatan investasi yang dibahas dalam Satgas Debottlenecking. Dengan adanya pengawasan dari Presiden, diharapkan semua keputusan yang dihasilkan satgas dapat dijalankan dengan baik oleh K/L maupun pemerintah daerah terkait.
Purbaya juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk terkait dengan hambatan investasi. Rapat penanganan rutin juga digelar setiap minggu untuk membahas dan menyelesaikan berbagai masalah yang dilaporkan oleh para pelaku usaha.
Di tengah kondisi global yang bergejolak, Purbaya mengungkapkan optimisme bahwa ekonomi Indonesia dapat tumbuh hingga mencapai 8 persen. Hal ini disampaikan oleh Purbaya dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia 2026 di JCC Senayan, Jakarta.

