Kontroversi Lagu “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” Karya Bupati Purwakarta
Purwakarta, VIVA – Kontroversi lagu bertajuk “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” ciptaan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, terus memanas dan menjadi sorotan publik. Lagu ini menuai kritik dari sejumlah musisi ternama Indonesia karena kontroversi yang dianggap mengandung stereotip terhadap perempuan.
Lagu Bernada Syukur Menuai Kontroversi
Awalnya diperkenalkan sebagai ekspresi rasa syukur, namun lirik lagu ini dinilai menyinggung persoalan biologis dan kesehatan reproduksi perempuan secara tidak sensitif oleh sebagian pihak. Gelombang kritik semakin tajam ketika Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, memberikan pandangannya di Instagram pribadinya.
Reaksi Tegas dari Musisi Indonesia
Salah satu reaksi yang mencuri perhatian datang dari penyanyi kenamaan Rossa. Dengan sindiran singkat, Rossa mengajukan pertanyaan kritis terkait judul dan penyanyi lagu tersebut. Komentarnya langsung viral dan mendapatkan ribuan respons dari netizen.
Rossa bukan satu-satunya yang angkat suara, Risa Sarasvati juga ikut mengekspresikan ketidaksetujuannya melalui emoji marah di unggahan Atalia Praratya. Sementara itu, Atalia Praratya sendiri menjadi salah satu tokoh yang paling vokal dalam mengkritik konten lagu tersebut.
Polemik Lagu Lalaki Langit
Atalia Praratya menilai bahwa polemik ini tidak hanya tentang kebebasan berekspresi, melainkan juga berkaitan dengan nilai-nilai luhur dalam budaya Sunda yang dianggap terlupakan dalam lirik lagu tersebut. Upaya memahami makna dari berbagai sudut pandang tetap tidak menghasilkan ruang untuk menilai lirik lagu ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perempuan.

