Thursday, July 23, 2026
HomeCryptoStrategi Investasi Aman Saat Harga Bitcoin Masih Stagnan

Strategi Investasi Aman Saat Harga Bitcoin Masih Stagnan

Melihat Tren Harga Bitcoin yang Terus Melemah

Harga Bitcoin terus bergerak dalam tren menurun dalam beberapa bulan terakhir, menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor. Meskipun telah mengalami koreksi yang cukup dalam, sejumlah indikator teknikal masih menunjukkan sinyal negatif terkait pergerakan mata uang kripto ini.

Tren Penurunan dan Potensi Pergerakan Bitcoin ke Depan

Beberapa indikator seperti Exponential Moving Average (EMA), Weighted Moving Average (WMA), Moving Average Convergence Divergence (MACD), dan Directional Movement Index (DMI) masih menunjukkan arah penurunan bagi harga Bitcoin. Selain itu, jika melihat sejarah, pelemahan saat ini belum mencapai tingkat yang sama dengan siklus penurunan terbesar sebelumnya.

Dalam lima periode koreksi terbesar yang pernah terjadi, sebanyak empat di antaranya mencatat penurunan lebih dari 80%. Dengan demikian, jika skenario serupa terulang, Bitcoin berpotensi turun hingga mendekati angka US$ 22.000.

Tekanan Terhadap Bitcoin dan Aset Lainnya

Pelemahan harga Bitcoin juga terjadi seiring dengan melemahnya sejumlah aset lain yang biasanya dijadikan sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Misalnya, harga emas dan perak baru-baru ini mengalami penurunan di bawah rata-rata pergerakan jangka panjangnya.

Di sisi lain, dalam kelompok logam industri, tembaga masih mampu bertahan meskipun aluminium telah turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari. Hal ini mengindikasikan adanya sentimen negatif terhadap komoditas secara luas yang dapat memengaruhi harga Bitcoin dan aset-aset kripto lainnya di masa mendatang.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer