Aldi Taher Diboikot setelah Respons Kontroversial
Jakarta, VIVA – Aldi Taher kembali menjadi pusat perhatian di media sosial setelah muncul seruan “Cancel Aldi Taher” yang viral di platform X. Respons kontroversialnya terhadap kasus dugaan pelecehan seksual online pada penyanyi muda Nadhif Basalamah menjadi pemicu gelombang kritik dari warganet.
Sikap Aldi Taher Menuai Kritik Tajam
Sikap Aldi Taher dalam menanggapi kasus pelecehan seksual yang dialami Nadhif Basalamah dianggap kurang sensitif oleh netizen. Respons singkatnya, “Bodo amat,” menjadi pemicu kemarahan publik yang menilai Aldi tidak menunjukkan empati terhadap korban.
Unggahan kontroversial Aldi Taher juga melibatkan Baskara Putra, di mana sebuah cuitan tentang “Kameramen Katrok” menjadi pemicu perseteruan di media sosial. Dari situlah unggahan “Cancel Aldi Taher” mulai menyebar dan mendapat dukungan luas dari netizen.
Boikot Terhadap Aldi Taher Bergulir di Media Sosial
Sejak respons kontroversialnya, berbagai seruan boikot terhadap Aldi Taher muncul di platform X. Banyak pengguna media sosial mengecam sikap Aldi dan menuntut tanggapan yang lebih bijak dari figur publik seperti dirinya. Hal ini juga memengaruhi citra Aldi Taher di mata publik yang semakin tercoreng.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya kesadaran terhadap isu sensitif seperti pelecehan seksual, terutama dalam meresponsnya secara publik. Respons yang kurang tepat dari figur publik dapat berdampak besar pada citra dan reputasi yang telah dibangun selama ini.

