Astra International Mendukung Ekonomi Kreatif Indonesia di MASA Singapore 2026
Pada Senin, 6 Juli 2026, PT Astra International Tbk menegaskan komitmennya dalam menggerakkan ekonomi kreatif Indonesia dengan mendukung penyelenggaraan MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia’s Golden Era. Acara ini menjadi platform bagi lebih dari 100 merek dan kreator Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka ke pasar internasional.
Astra International Memperkenalkan Potensi Kreatif Indonesia
Melalui ajang yang berlangsung di Singapura, para pelaku industri kreatif Indonesia dari beragam sektor seperti fesyen, desain, arsitektur, seni, musik, kuliner, dan hospitality turut ambil bagian. Mereka memamerkan produk dan karya andalan kepada publik internasional dengan tujuan untuk memperluas pasar dan mengangkat potensi kreatif Indonesia.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyatakan bahwa partisipasi perusahaan dalam acara ini adalah bagian dari komitmen Astra untuk memberikan manfaat kepada masyarakat melalui penguatan ekosistem industri kreatif.
Produk Unggulan Hasil Pemberdayaan Masyarakat
Selain itu, Astra juga menampilkan produk unggulan hasil pemberdayaan masyarakat, termasuk kain tenun khas Sumba dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Produk tersebut dibuat oleh perempuan penenun binaan Astra. Tidak hanya itu, produk usaha mikro, kecil, dan menengah binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra juga turut dipamerkan dalam acara tersebut.
Sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat industri kreatif, Astra turut memperlihatkan dokumentasi program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan di berbagai daerah. Hal ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membuka peluang lebih luas bagi produk Indonesia agar dapat dikenal di pasar global.
Acara pembukaan MASA Singapore 2026 turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting seperti Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Singapura H.E. Hotmangaradja Pandjaitan, serta berbagai tokoh eksekutif dan industri kreatif dari Indonesia dan Singapura.

