Haissem Hassan: Pewaris Nama Besar yang Menjanjikan Masa Depan Timnas Mesir
JAKARTA – Piala Dunia 2026 meninggalkan kesan pahit bagi Mesir karena kekalahan dramatis dari Argentina dalam babak 16 besar. Kontroversi keputusan wasit menjadi polemik utama setelah pertandingan. Namun, di tengah semua keriuhan tersebut, muncul satu cerita menarik yang patut diperhatikan, yaitu kemunculan sosok baru berpotensi menjadi masa depan Pasukan Firaun, Haissem Hassan.
Nama Terkenal: Hassan
Haissem, yang baru berusia 24 tahun, mungkin belum sepopuler Mohamed Salah. Namun, namanya mulai diperhitungkan setelah bergabung dengan skuad Mesir beberapa bulan sebelum Piala Dunia berlangsung. Penampilannya ketika melawan Argentina memberikan gambaran mengapa federasi sepak bola Mesir begitu bersemangat merekrutnya.
Lebih dari sekadar seorang pemain baru, Haissem membawa nama belakang yang punya makna historis dalam sepak bola Mesir: Hassan. Nama Hassan terkait erat dengan kesuksesan tim nasional Mesir di era sebelumnya.
Lahir di Prancis, Bermain untuk Mesir
Lahir di Bagnolet, Prancis, Haissem tumbuh di lingkungan sepak bola Prancis dan sempat memperkuat tim nasional Prancis U-17. Namun, ayahnya yang berasal dari Mesir memengaruhi pilihan Haissem. Setelah diperebutkan oleh Mesir dan Tunisia, Haissem akhirnya memilih membela Mesir pada Maret 2026.
Keputusan ini menjadi awal dari perjalanan internasionalnya yang menjanjikan.
Debut Haissem bersama Mesir baru terjadi pada pertandingan melawan Australia setelah proses perpindahan federasi rampung. Namun, saat melawan Argentina, Haissem tampil gemilang dengan kecepatan, skill bola, dan keberanian bermain yang sulit dihentikan oleh pertahanan lawan.
Meski harus ditarik keluar karena cedera ringan, penampilannya cukup memberikan kesan bahwa Mesir telah menemukan aset berharga di sayap timnas.
Harapan Baru untuk Timnas Mesir
Haissem muncul di tengah kevakuman yang ditinggalkan oleh Mohamed Salah, ikon sepak bola Afrika yang pensiun setelah Piala Dunia 2026. Mesir kini mencari pengganti yang sepadan untuk Salah, dan Haissem menjadi salah satu kandidatnya.
Pengalaman Haissem di Eropa bersama Real Oviedo dan karakter agresif dalam bermain menjadikannya harapan baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Salah.
Meski Piala Dunia 2026 berakhir dengan kepahitan bagi Mesir, kemunculan Haissem Hassan menawarkan harapan baru untuk masa depan timnas Mesir. Dengan potensi dan bakatnya, Haissem bisa menjadi bagian penting dari sejarah panjang sepak bola Mesir dan melanjutkan tradisi kejayaan yang pernah diraih oleh para legenda sebelumnya.

