Harga Aset Kripto Bergerak Naik, Ethereum Pimpin Kenaikan
Pada 15 Juli 2026, harga aset kripto selama 24 jam terakhir tercatat mengalami kenaikan. Mayoritas aset digital mengalami penguatan, dengan Ethereum (ETH) menjadi yang paling mencolok dengan lonjakan lebih dari 7%, sementara Bitcoin (BTC) kembali mendekati level US$ 65.000.
Kenaikan Aset Digital Utama
Altcoin seperti XRP, Solana, Dogecoin, dan Chainlink juga turut mengalami kenaikan harga. Di sisi lain, stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap stabil di sekitar US$ 1, menunjukkan stabilitas sebagai aset dengan volatilitas rendah.
Menurut data dari Coinmarketcap.com, Bitcoin (BTC) masih memimpin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, mencapai sekitar US$ 1,30 triliun. Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin naik 4,86% menjadi US$ 64.846,82, mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar kripto global.
Sementara itu, Ethereum (ETH) juga mencatatkan kenaikan yang signifikan. Sebagai aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar sekitar US$ 227,25 miliar, Ethereum menguat 7,28% menjadi US$ 1.882,37, menempatkannya sebagai salah satu aset dengan performa terbaik di pasar kripto utama.
Stabilitas Aset Kripto Lainnya
Stablecoin Tether (USDT) tetap stabil dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 184,23 miliar, dan harga USDT bertahan di US$ 0,9994 atau naik tipis 0,07% dalam 24 jam terakhir. Di posisi berikutnya, Binance Coin (BNB) meraih kapitalisasi pasar US$ 78,37 miliar dengan harga naik 2,99% menjadi US$ 581,39.
USD Coin (USDC) menempati peringkat kelima dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 73,06 miliar. Harga USDC cukup stabil di US$ 0,9998, mengalami kenaikan nyaris tidak signifikan sebesar 0,00% dibandingkan hari sebelumnya.

