Michelle Halim Angkat Bicara Terkait Kontroversi Produknya
Polemik seputar produk Michelle Halim yang menjadi sorotan akibat pernyataan Doktif, seorang pegiat kesehatan, akhirnya direspons langsung oleh Michelle Halim sendiri. Kontroversi ini berkembang luas setelah Doktif menyatakan hasil uji laboratorium yang menemukan kandungan zat berbahaya dalam produk Michelle.
Saling Lapor antara Kuasa Hukum Shella Saukia dan Doktif
Situasi semakin memanas ketika produk Michelle dikaitkan dengan kasus meninggalnya seorang konsumen. Banyak pendapat bermunculan di media sosial menyebabkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Sebelumnya, Doktif telah melakukan uji laboratorium terhadap produk tersebut dan membagikan hasilnya melalui akun TikTok pribadinya. Ia menyampaikan bahwa produk Michelle mengandung senoside dan tidak boleh dikonsumsi lebih dari tujuh hari.
Michelle Halim Memberikan Klarifikasi
Michelle Halim akhirnya memberikan klarifikasi sebagai bentuk tanggung jawab kepada konsumen dan masyarakat. Ia menghormati kritik yang muncul terhadap produknya namun menegaskan pentingnya penjelasan berbasis data untuk menghindari kesalahpahaman.
Michelle menjelaskan bahwa kepercayaan konsumen merupakan fondasi utama bagi brand-nya dan karena itu, ia memilih untuk menyampaikan penjelasan terbuka dan bertanggung jawab. Ia juga memberikan belasungkawa kepada keluarga konsumen yang meninggal dan menjelaskan bahwa konsumen tersebut sudah lama mengidap penyakit kanker sebelum menggunakan produknya.
Setelah berkomunikasi langsung dengan keluarga almarhum, perusahaan Michelle mendapatkan informasi bahwa penggunaan produk oleh konsumen tersebut tidak melebihi satu minggu. Ini menjadi klarifikasi penting terkait kasus kontroversial yang melibatkan produk Michelle dan kematian salah seorang konsumennya.

