Selasa, 4 Agustus 2026 – 08:40 WIB
Kementan Kenalkan Kimpul, Pengganti Nasi Cocok Buat Diet
Kimpul mendadak menjadi bahan pembicaraan hangat di media sosial setelah muncul dalam berbagai konten TikTok dan Instagram. Popularitasnya semakin meluas berkat kreator konten asal Bantul dengan username @black.sheep8208 yang menggunakan kimpul sebagai bahan utama dalam eksperimen kuliner.
Mulai dari mashed potato, potato au gratin, hingga lasagna, kimpul menjadi alternatif yang menarik bagi penggemar kuliner. Konten-konten ini berhasil menarik perhatian banyak orang dan membuat istilah “kimpul” semakin dikenal luas.
Apa Itu Kimpul?
Kimpul merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang memiliki hubungan dengan talas. Dikenal sebagai Blue Taro atau cocoyam dalam bahasa Inggris, kimpul memiliki nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium Schott.
Asal usul tanaman ini berasal dari kawasan beriklim tropis di Amerika dan telah tersebar luas hingga Nusantara. Meskipun memiliki sejumlah nama lokal seperti talas Belitung, bentul, busil, atau talas kimpul, semua merujuk pada spesies tanaman yang sama.
Secara fisik, kimpul merupakan tanaman herba tahunan dengan batang semu yang tumbuh hingga dua meter. Umbinya terbentuk di sekitar pangkal batang, menjadikannya sebagai bahan pangan yang memiliki potensi besar.
Kimpul Bisa Diolah Menjadi Apa?
Sebelum menjadi viral di media sosial, kimpul telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan oleh masyarakat di berbagai daerah. Mulai dari olahan kimpul goreng, kimpul rebus, hingga digunakan sebagai pengganti kentang dalam berbagai hidangan.
Dengan kandungan gizi yang kaya, kimpul menawarkan manfaat yang baik bagi kesehatan dan cocok untuk berbagai jenis diet, termasuk diet rendah karbohidrat atau pun diet yang mengutamakan makanan lokal.

