Gubernur DKI Jakarta Siapkan Alternatif untuk “Liga Aspal” di Menteng Jaya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan siap menyiapkan lapangan alternatif bagi “Liga Aspal” di Menteng Jaya, Jakarta Pusat. Hal ini dilakukan setelah PT Kereta Api Indonesia (KAI) melarang penggunaan lahan di sisi rel kereta untuk bermain sepak bola.
Pramono menegaskan bahwa kebutuhan ruang olahraga bagi masyarakat, terutama anak-anak, tetap harus difasilitasi pemerintah. Maka dari itu, ia telah memutuskan untuk memperindah RPTRA Borobudur dan Lapangan Sepak Bola Borobudur sebagai alternatif bagi “Liga Aspal” jika lahan yang biasa digunakan tak lagi dapat dipakai.
KAI Melarang Penggunaan Lahan untuk “Liga Aspal”
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta telah menegaskan bahwa area Right of Way (ROW) atau ruang milik jalur kereta api tak boleh digunakan untuk bermain sepak bola atau aktivitas lainnya. Menurut Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, area di sisi jalur rel hanya diperuntukkan bagi kepentingan operasional perkeretaapian.
Aktivitas olahraga dan kegiatan masyarakat di area tersebut dianggap memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pemain, penonton, dan perjalanan kereta api. Karena itu, KAI tidak mengizinkannya digunakan untuk aktivitas “Liga Aspal” maupun kegiatan lainnya.
Masyarakat di Menteng Jaya sebelumnya memanfaatkan jalan aspal sebagai lapangan sepak bola karena minimnya ruang terbuka dan lapangan olahraga di lingkungan mereka. Meskipun telah mengusulkan pemanfaatan lahan kosong milik KAI sebagai lapangan, namun usulan tersebut tidak mendapat persetujuan.

