Monday, October 12, 2026
HomeBeritaStrategi Baru: Masjid Agung Bandung Manfaatkan Pasar Modal untuk Wakaf

Strategi Baru: Masjid Agung Bandung Manfaatkan Pasar Modal untuk Wakaf

Wali Kota Bandung Dorong Masjid Kelola Wakaf Secara Produktif

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berencana mendorong masjid-masjid di Kota Bandung untuk mengembangkan pengelolaan wakaf secara produktif, termasuk membuka kemungkinan mengikuti program wakaf saham seperti yang telah diterapkan oleh Masjid Istiqlal.

Farhan mengungkapkan bahwa potensi filantropi Islam di Kota Bandung sangat besar, namun belum optimal. Pengelolaan dana filantropi melalui BAZNAS Kota Bandung baru memiliki perputaran sekitar Rp 30 miliar per tahun.

Potensi Dana Filantropi dan Tantangan

Meskipun potensi penghimpunan dana dari masyarakat luas di Bandung cukup besar dengan jumlah penduduk sekitar 2,6 juta jiwa, Farhan menyoroti bahwa pengumpulan dana BAZNAS masih bergantung pada kontribusi dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Jika setiap pekerja formal menyisihkan sekitar Rp 100.000 per tahun untuk zakat, infak, atau sedekah, potensi dana yang terhimpun bisa mencapai Rp 50 miliar. Namun, aktualnya masih jauh dari target tersebut.

Masjid Agung Alun-Alun Bandung Jadi Percontohan

Farhan menekankan bahwa pengelolaan keuangan yang lebih profesional diperlukan untuk mengoptimalkan dana umat yang dihimpun. Masjid Agung Alun-Alun Bandung, yang status asetnya sudah 100% wakaf, menjadi fokus utama dalam pengembangan pengelolaan dana filantropi ini.

Masjid Agung Alun-Alun Bandung akan menjadi salah satu masjid yang didorong dalam tahap awal pengelolaan dana filantropi. Farhan juga akan mempelajari skema wakaf saham lebih dalam sebelum merumuskan rencana aksi konkret ke Bursa Efek Indonesia.

Dengan komitmen untuk memajukan pengelolaan wakaf secara produktif, Wali Kota Bandung berharap dapat melibatkan lebih banyak elemen masyarakat dalam berkontribusi untuk kegiatan filantropi di Kota Bandung.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer