Friday, October 9, 2026
HomeEkonomiOtoritas Bandara Samarinda: Layanan Penerbangan Aman Meski Kebakaran Hutan

Otoritas Bandara Samarinda: Layanan Penerbangan Aman Meski Kebakaran Hutan

Bandara di Samarinda Aman dari Dampak Kabut Asap

Pada Sabtu, 22 Agustus 2026, Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto menyatakan bahwa operasional layanan penerbangan di Bandar Udara APT Pranoto Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, masih aman dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Tidak Ada Dampak Signifikan pada Operasional Penerbangan

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan, menjelaskan bahwa hingga saat ini penyelenggaraan layanan penerbangan dan pergerakan penumpang harian di Bandar Udara APT Pranoto masih stabil. Jarak pandang di sekitar bandara masih aman, sehingga tidak ada dampak signifikan pada operasional penerbangan.

Langkah Antisipasi dari Otoritas Bandara

Bandar Udara Kelas I APT Pranoto telah melayani total 40.336 pengguna layanan penerbangan dari tanggal 1 hingga 21 Agustus 2026. Meskipun kondisi saat ini masih aman, otoritas bandara tetap mempersiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi dampak kabut asap yang mungkin terjadi akibat kebakaran hutan di Pulau Kalimantan.

Area terminal penumpang bandara telah dipasangi pendingin udara dan alat penyaring udara. Selain itu, tersedia fasilitas kesehatan dan imbauan kepada pengguna jasa untuk menggunakan masker jika terdapat dampak asap. Otoritas bandara juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengantisipasi dampak dari kabut asap tersebut.

Kepada masyarakat sekitar bandara, otoritas telah mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan di area dekat bandara sebagai langkah pencegahan terganggunya operasional layanan penerbangan. Ancaman sanksi pidana dan denda berat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan juga disampaikan kepada masyarakat yang melanggar aturan ini.

Kebakaran Hutan di Taman Nasional Way Kambas

Selain itu, kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur juga terkena dampak kebakaran sejak Jumat, 21 Agustus. Tim gabungan masih berupaya melakukan pemadaman kebakaran tersebut meski terkendala akses yang dilalui. Situasi ini menunjukkan pentingnya antisipasi dan koordinasi dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer