Harga Cardano (ADA) Perlu Naik Lebih dari 3 Kali Lipat untuk Kembali ke Level Musim Gugur
Menurut prediksi Meta AI, harga Cardano (ADA) perlu naik lebih dari tiga kali lipat dari level saat ini agar dapat kembali ke posisi perdagangan pada musim gugur lalu. Prediksi Meta AI mengindikasikan bahwa pemulihan hingga level tersebut kemungkinan besar dapat terjadi. Prediksi harga Cardano menunjukkan skenario dasar mencapai US$ 0,68 pada akhir 2026. Kisaran harga Cardano diperkirakan berada di US$ 0,55 hingga US$ 0,85.
Hambatan Teknis dan Kepercayaan dalam Pengembangan Cardano
Pergerakan harga Cardano diyakini akan sangat dipengaruhi oleh dua hambatan utama yang saat ini menghadang, yakni hambatan teknis dan hambatan kepercayaan. Untuk mengatasi hambatan teknis, proyek Ouroboros Leios menargetkan peningkatan pengeluaran layer 1 hingga 10 hingga 65 kali lipat. Produksi blok di mainnet dijadwalkan akan dimulai pada November 2026, dengan penyelesaian fase 1 pada akhir tahun yang akan meningkatkan kapasitas Cardano menjadi lebih dari 1.000 transaksi per detik.
Sementara itu, hambatan kedua berkaitan dengan kepercayaan terhadap proyek Cardano. Dalam rilis audit kas (treasury) yang dijanjikan pada pertengahan Agustus, disebutkan bahwa dana sebesar US$ 600 juta atau sekitar Rp 10,60 triliun telah diaudit dan tingkat penukaran voucher mencapai 99,2%. Pendanaan untuk proyek juga terus berlangsung, dengan diluncurkannya Dana Percontohan Catalyst sebesar 2,5 juta ADA untuk mendukung proyek-proyek dalam hal skalabilitas.
Situasi Terkait ETF Cardano
Perihal Exchange Traded Fund (ETF) Cardano juga menjadi sorotan. Grayscale, perusahaan aset digital terkemuka, menarik pengajuan ETF Cardano hanya dua hari sebelum ADA memenuhi syarat kelayakan CME. Tindakan tersebut membuat potensi arus masuk dana ETF ke Cardano terhambat dalam waktu dekat. Namun, langkah tersebut juga membuka peluang bagi pesaing untuk mengajukan permohonan serupa hingga 23 Oktober mendatang.

