Jakarta (ANTARA) – Lampu indikator mesin atau check engine pada mobil yang tiba-tiba menyala di panel instrumen sering membuat pengendara langsung khawatir. Ikon berbentuk mesin berwarna kuning atau oranye tersebut memang menandakan adanya sesuatu yang perlu diperhatikan, tetapi bukan berarti kendaraan selalu mengalami kerusakan parah.
Lampu Check Engine: Tanda Adanya Sesuatu yang Perlu Diperhatikan
Lampu check engine merupakan bagian dari sistem diagnosis kendaraan. Pada mobil modern, komputer kendaraan memantau berbagai sistem mesin dan emisi. Ketika mendeteksi adanya gangguan, indikator tersebut dapat menyala sebagai peringatan. Penyebabnya pun beragam, mulai dari hal sederhana hingga masalah yang membutuhkan pemeriksaan mekanik.
Lantas, apakah ketika lampu indikator mesin menyala kendaraan harus langsung dibawa ke bengkel? Jawabannya bergantung pada kondisi lampu dan gejala lain yang muncul.
Lampu Menyala dan Mati Setelah Mesin Hidup
Ketika kunci kontak diputar ke posisi “ON” atau sistem kendaraan diaktifkan, beberapa lampu indikator memang akan menyala untuk melakukan pemeriksaan sistem. Setelah mesin hidup dan sistem bekerja normal, indikator tersebut biasanya mati.
Kondisi seperti ini merupakan bagian dari proses pemeriksaan normal kendaraan. Toyota juga menjelaskan bahwa lampu malfunction indicator yang menyala ketika sistem diaktifkan lalu mati setelah mesin hidup menunjukkan sistem lampu peringatan bekerja sebagaimana mestinya.
Jadi, tidak perlu panik jika lampu hanya menyala sesaat kemudian mati.
Penyebab Lain dari Lampu Check Engine Menyala
Situasinya berbeda jika lampu check engine tetap menyala setelah mesin hidup atau kembali menyala ketika kendaraan sedang digunakan. Kondisi tersebut menunjukkan sistem kendaraan mendeteksi adanya gangguan yang perlu diperiksa. Penyebabnya bisa berkaitan dengan sistem mesin, kontrol emisi, sistem throttle, transmisi elektronik, atau sistem lain yang dipantau komputer kendaraan.
Jika kendaraan masih terasa normal, pengendara tidak selalu harus langsung berhenti di tempat. Namun, sebaiknya jangan mengabaikan indikator tersebut. Buat jadwal pemeriksaan ke bengkel agar penyebabnya dapat diketahui melalui pemeriksaan kendaraan atau alat diagnostik.
Solusi Praktis dan Perhatian yang Dibutuhkan
Jangan buru-buru membayangkan kerusakan mesin ketika check engine menyala. Pada beberapa kendaraan, tutup tangki bahan bakar yang kurang rapat juga dapat memicu indikator tersebut. Toyota mencantumkan tutup tangki bahan bakar yang longgar sebagai salah satu hal yang perlu diperiksa ketika malfunction indicator lamp menyala.
Jika lampu baru menyala setelah mengisi bahan bakar, pastikan tutup tangki sudah terpasang dan tertutup dengan benar. Perhatikan juga indikator lain yang bisa bersamaan dengan lampu check engine, seperti peringatan tekanan oli atau suhu mesin.

