Friday, October 9, 2026
HomeEkonomiAnggaran Pemerintah Rp 4,14 Triliun untuk Program Magang 150 Ribu Fresh Graduate

Anggaran Pemerintah Rp 4,14 Triliun untuk Program Magang 150 Ribu Fresh Graduate


Pemerintah Siapkan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja

Minggu, 30 Agustus 2026 – 11:00 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menyiapkan berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja, mulai dari pemagangan bagi lulusan baru (fresh graduate), program vokasi, hingga pelatihan (retraining) bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Belum Dapat Job Setelah Lulus? Coba 7 Ide Bisnis yang Bisa Dijalankan Sambil Cari Kerja

Dia menilai penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi penting, untuk meningkatkan daya saing perekonomian nasional di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Indonesia tumbuh sebetulnya dalam semester satu di 5,45 persen dan itu tertinggi dalam 13 tahun terakhir…” kata Airlangga dalam keterangannya, Minggu, 30 Agustus 2026.

Jalankan Mandat MK, Purbaya Siap Realokasi Anggaran MBG 2028

Salah satu upaya yang didorong pemerintah yakni program pemagangan bagi 120 ribu hingga 150 ribu lulusan baru, untuk mendapatkan pengalaman kerja di industri selama enam bulan. Program tersebut didukung pembayaran upah oleh pemerintah dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp 4,14 triliun.

Selain menyasar lulusan perguruan tinggi, pemerintah juga menyiapkan program vokasi bagi 220 ribu lulusan SMK agar dapat masuk ke industri. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,12 triliun untuk program tersebut.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan program retraining bagi masyarakat yang terdampak PHK. Pelatihan itu diarahkan agar tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan bisa kembali memenuhi kebutuhan tenaga kerja di dalam negeri maupun membuka peluang bekerja di luar negeri.

Menurut Airlangga, penguatan SDM semakin penting seiring perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), yang diproyeksikan membawa perubahan besar terhadap berbagai sektor ekonomi.

Pemerintah juga mulai membangun kapasitas SDM untuk mendukung pengembangan ekosistem semikonduktor melalui kerja sama dengan Arm Limited, salah satu perusahaan utama di bidang desain semikonduktor.

Dalam kerja sama tersebut, Indonesia menargetkan sebanyak 15 ribu peserta mendapatkan pelatihan untuk dapat masuk ke dalam ekosistem semikonduktor.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian: Penguatan SDM Perlu Dilakukan Berkelanjutan

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menuturkan, penguatan SDM perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan perkembangan ekonomi dan kebutuhan dunia kerja.


Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer