Saturday, September 12, 2026
HomeGadgetTwitter.now Membawa Usaha Dihidupkan Kembali di Jagat Gadget

Twitter.now Membawa Usaha Dihidupkan Kembali di Jagat Gadget

Twitter.now: Media Sosial Baru yang Menantang X Corp

Meski Twitter telah lama menjadi bagian dari sejarah media sosial, namun setelah dibeli oleh Elon Musk pada tahun 2022, platform ini benar-benar mengalami perubahan radikal. Nama Twitter dan segala identitasnya diganti dengan X, termasuk logo burung yang selama ini sangat ikonik. Namun, kini, muncul sebuah platform baru yang bernama Twitter.now.

Diciptakan oleh Mantan Karyawan Twitter

Twitter.now diciptakan oleh Operation Bluebird, sebuah startup yang didirikan oleh Stephen Coates, mantan penasihat hukum senior Twitter. Coates berpendapat bahwa X telah melepaskan hak atas nama Twitter dan elemen merek lainnya. Sebelum peluncuran Twitter.now, ia berusaha untuk mendapatkan hak atas merek dagang tersebut.

Kendati demikian, langkah Twitter.now tidak berjalan mulus karena mendapat gugatan dari X di pengadilan terkait hak kekayaan intelektual. Namun, adanya komentar positif dari hakim dalam persidangan April 2026 memberi Coates dorongan untuk meneruskan rencana peluncurannya.

Secara tampilan, Twitter.now sengaja dirancang menyerupai Twitter versi lama, termasuk logo burung yang sedikit dimodifikasi. Fitur-fitur seperti reply dan retweet juga tetap ada, mengingat kepopuleran fitur-fitur tersebut di Twitter sejak 2006. Meskipun demikian, Twitter.now menegaskan bahwa mereka tidak memiliki keterkaitan dengan X Corp.

Selain itu, Twitter.now juga menghadirkan fitur baru yang tidak ada di Twitter klasik, yaitu sistem fact checking berbasis kecerdasan buatan yang dinamakan Vera. Sistem ini menggunakan teknologi Google Gemini untuk menganalisis setiap postingan demi mendeteksi informasi yang keliru. Meskipun masih dalam tahap awal, fitur ini telah digunakan oleh ratusan pengguna.

Sayangnya, hingga saat ini, Twitter.now masih mengalami kendala akses, alias tidak bisa diakses. Meskipun demikian, platform ini masih dalam tahap early access dengan biaya langganan sebesar USD 20 (sekitar Rp350 ribuan).

Bagaimana pendapat Anda, apakah Twitter.now mampu mengembalikan nuansa Twitter sebelum kepemilikan oleh Elon Musk?

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer