Pelita Air meraih penghargaan Top SOE Subsidiaries Award 2026 kategori Transportasi setelah mencatat sentimen positif sebesar 81 persen dalam pemberitaan selama satu tahun terakhir. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan riset The Iconomics yang menilai eksposur media terhadap perusahaan BUMN dan anak usahanya.
Maskapai yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero) itu juga mencatat skor Related News sebesar 95,8 persen. Menurut The Iconomics, angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar pemberitaan yang teridentifikasi membahas aktivitas Pelita Air secara substantif, bukan sekadar mencantumkan nama perusahaan.
Pemberitaan mencakup operasional hingga layanan
Riset tersebut mencakup berbagai aspek kinerja Pelita Air, antara lain keandalan operasional, ketepatan waktu penerbangan, pengembangan konektivitas, serta upaya perusahaan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi mengatakan, penghargaan itu tidak semata-mata mencerminkan bagaimana perusahaan diberitakan, tetapi juga bagaimana kinerja dan layanan Pelita Air terlihat dalam pemberitaan media.
“Bagi kami, capaian ini bukan sekadar tentang bagaimana Pelita Air diberitakan, tetapi tentang bagaimana kinerja dan layanan Perusahaan tercermin dalam pemberitaan media. Kami mengapresiasi insan pers yang terus mengawal perjalanan Pelita Air dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai upaya yang kami lakukan dalam menghadirkan layanan penerbangan yang dapat diandalkan,” ujar Faik dalam keterangan yang dikutip pada Kamis, 17 September 2026.
Penghargaan Top SOE Subsidiaries Award 2026 disusun berdasarkan kajian media monitoring. Dalam penilaiannya, The Iconomics menggunakan Related News dan Sentiment Analysis sebagai bagian dari indikator penghargaan.
Melengkapi penghargaan atas ketepatan waktu
Pengakuan dari The Iconomics melengkapi capaian Pelita Air di bidang operasional. Pada 2 September 2026, Pelita Air kembali mendapatkan penghargaan Best On-Time Performance 2026 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan. Penghargaan itu menjadi capaian kedua yang diraih perusahaan secara berturut-turut.
Faik menyebut reputasi perusahaan harus dibangun dari kinerja yang benar-benar dilakukan dan dirasakan pelanggan. Karena itu, Pelita Air menyatakan akan mempertahankan keandalan operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan secara konsisten.
“Reputasi dibangun dari apa yang benar-benar kami lakukan dan dirasakan oleh pelanggan. Karena itu, kami akan terus menjaga keandalan operasional dan meningkatkan kualitas layanan secara konsisten. Kepercayaan masyarakat merupakan tanggung jawab yang harus terus kami jaga,” kata Faik.
Penghargaan tersebut diterima menjelang Hari Perhubungan Nasional 2026 yang diperingati setiap 17 September. Tahun ini, peringatan tersebut mengangkat tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”.
Menurut Faik, momentum itu menegaskan bahwa konektivitas tidak hanya berkaitan dengan hubungan antardaerah, tetapi juga perjalanan yang aman, andal, dan nyaman bagi masyarakat. Pelita Air menilai upaya menjaga keandalan operasional dan mutu layanan merupakan bagian dari kontribusinya dalam mendukung konektivitas serta kemajuan transportasi nasional.

