Andre Taulany belum bersedia mengungkap tanggal pasti rencana pernikahannya dengan Amanda Rigby. Meski pernikahan itu ditargetkan berlangsung pada Oktober 2026, pelawak sekaligus presenter tersebut masih menunggu proses administrasi selesai sebelum menentukan waktu dan lokasi acara.
Andre menjelaskan, Amanda Rigby merupakan warga negara asing. Karena itu, terdapat sejumlah dokumen yang harus dipersiapkan sebelum pernikahan dapat dilangsungkan. Ia menyebut proses tersebut masih berjalan dan kemungkinan pernikahan digelar pada pertengahan Oktober.
Andre Minta Publik Tidak Berspekulasi
Menurut Andre, tanggal pernikahan belum bisa dipastikan karena kelengkapan surat-surat masih dalam proses. Ia meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum memiliki kepastian, terutama mengenai tanggal acara.
“Ini antara Oktober atau pertengahan Oktober (2026), masih nunggu proses surat-suratnya selesai,” ujar Andre di Jakarta, baru-baru ini.
Ia juga mengingatkan publik agar tidak terburu-buru menyimpulkan waktu pernikahannya. Andre khawatir informasi yang keliru justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi pihak-pihak yang terlibat.
“Jadi jangan nyebut tanggal, tiba-tiba salah kan enggak enak sama orang-orang,” katanya.
Andre memastikan informasi mengenai tanggal dan tempat pernikahan akan disampaikan setelah seluruh persyaratan administrasi rampung. Ia menegaskan, saat ini dirinya masih berfokus menyelesaikan dokumen yang dibutuhkan.
“Jadi masih proses kalau udah selesai baru tentukan tanggal baik,” ucapnya.
“Jangan bikin spekulasi, kalau udah ada tanggal dan tempatnya nanti kita pasti kasih tahu, ini kan masih ngurus surat,” sambung Andre.
Harapan Andre untuk Kehidupan Mendatang
Di tengah kabar rencana pernikahan tersebut, Andre lebih banyak berbicara mengenai harapannya untuk kehidupan yang akan datang. Setelah rumah tangganya dengan Erin Wartia Trigina berakhir, ia ingin tetap dapat menjalankan aktivitasnya sekaligus memenuhi peran sebagai orang tua.
Andre berharap kesehatan memungkinkan dirinya terus berkarya dan mendampingi anak-anak. Keinginan itu ia sampaikan ketika ditanya mengenai kehidupan yang ingin dibangun ke depan.
“Bersyukur kalau memang Allah kasih sehat, bisa terus berkarya, membesarkan anak-anak,” ujarnya.
Ia juga berharap keluarga yang dibangun nantinya berjalan dalam suasana tenang dan berlandaskan nilai-nilai keluarga. Andre menyebut ingin membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah.
Selain keutuhan keluarga, Andre menginginkan kehidupan yang damai dan tenteram. Ia berharap dapat berada di lingkungan yang diisi orang-orang baik serta menjauhkan diri dari pikiran negatif.
“Dan selalu hidup berdampingan dengan damai dan tentram,” jelasnya.
“Tidak berpikiran negatif, selalu dekat dengan orang-orang baik,” sambung Andre.

