Monday, October 12, 2026
HomeCryptoHarga Bitcoin Tertinggi Sejak Januari 2026, Crypto Spring Dimulai?

Harga Bitcoin Tertinggi Sejak Januari 2026, Crypto Spring Dimulai?

Bitcoin menunjukkan pemulihan setelah sempat tertekan sepanjang tahun ini. Dalam sepekan terakhir, harga aset kripto tersebut naik lebih dari 8 persen, sedangkan dalam tiga bulan terakhir penguatannya mencapai 34 persen. Meski demikian, Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertingginya.

Pergerakan harga itu mulai mendorong kembali optimisme di kalangan investor. Analis BTIG, dalam catatan yang diterbitkan pada Minggu, menyebut level US$75.000 sebagai titik penting bagi kelanjutan tren penguatan Bitcoin.

Level US$75.000 Jadi Penentu

Menurut analis tersebut, selama Bitcoin mampu bertahan di atas US$75.000, investor yang bersikap bullish dapat membidik kenaikan melewati US$82.000. Sasaran berikutnya berada di level US$90.000.

Proyeksi itu muncul ketika harga Bitcoin mulai mencatat pemulihan dalam beberapa periode terakhir, meski kinerjanya secara tahunan masih berada di zona penurunan. Posisi Bitcoin yang belum kembali ke rekor tertinggi membuat ruang pemulihan masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Penguatan Bitcoin juga tercermin pada saham-saham yang berkaitan dengan industri kripto. Dalam perdagangan saham Amerika Serikat pada Senin, saham Strategy dan Coinbase ikut menguat.

Fundamental Industri Dinilai Terus Menguat

Hougan menilai perbaikan harga belum sepenuhnya mencerminkan perkembangan fundamental industri kripto. Ia menyoroti peningkatan jumlah transaksi di berbagai jaringan blockchain serta keterlibatan perusahaan besar, termasuk BlackRock, sebagai tanda bahwa fondasi sektor tersebut terus berkembang.

Menurut Hougan, kondisi pasar saat ini memperlihatkan perbedaan antara pergerakan harga dan perkembangan fundamental. Harga aset digital mengalami tekanan secara siklus, tetapi aktivitas dan dukungan struktural terhadap industri justru meningkat.

“Jadi, saya pikir kita mengalami situasi yang tidak biasa, ketika harga turun secara siklus, sementara fundamental justru mengalami peningkatan secara struktural. Sekarang saya menduga harga akan mengejar fundamental tersebut menjelang akhir tahun,” ujar Hougan.

Ia juga memperkirakan Bitcoin tidak akan terus berada di bawah rekor tertingginya hingga tahun depan. “Saya tidak berpikir jika saya kembali tahun depan, kita masih akan berada di bawah rekor tertinggi tersebut,” tambahnya.

Pandangan tersebut menempatkan perkembangan harga Bitcoin hingga akhir tahun sebagai fokus utama investor. Di satu sisi, aset ini masih mencatat penurunan secara tahunan dan belum menembus rekor sebelumnya. Di sisi lain, kenaikan dalam sepekan dan tiga bulan terakhir, penguatan saham terkait kripto, serta indikator fundamental yang disoroti Hougan menjadi dasar bagi munculnya kembali ekspektasi bullish.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer