Friday, October 9, 2026
HomeBeritaBanjir Aceh Tenggara Rendam 13 Desa, Jalan-Jembatan Rusak

Banjir Aceh Tenggara Rendam 13 Desa, Jalan-Jembatan Rusak

Banjir merendam 13 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (26/9) malam. Luapan Sungai Lawe Kisam dan Lawe Kinga menyebabkan air masuk ke permukiman warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti mengatakan peningkatan debit kedua sungai menjadi pemicu utama banjir. “Tingginya curah hujan di Aceh Tenggara mengakibatkan debit air Sungai Lawe Kisam dan Lawe Kinga mengalami peningkatan yang signifikan dan meluap ke permukiman,” kata Bahron dalam laporannya, dikutip dari Antara, Minggu (27/9).

Ratusan warga terdampak

Desa yang terendam berada di Kecamatan Lawe Sumur, Bukit Tusam, Bambel, Ketambe, Babussalam, Darul Hasanah, dan Lawe Bulan. Di Kecamatan Lawe Sumur, banjir melanda Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Kisam Gabungan. Sementara itu, Desa Maha Singkil terdampak di Kecamatan Bukit Tusam.

Di Kecamatan Bambel, wilayah terdampak meliputi Desa Terutung Seperai, Pancar Iman, Kuta Seri, Bambel Gabungan, dan Lembah Haji. Banjir juga merendam Desa Kati Maju di Kecamatan Ketambe, Desa Mbarung dan Batu Mbulan I di Kecamatan Babussalam, Desa Simpang Empat Tanjung di Kecamatan Darul Hasanah, serta Desa Pulonas Baru di Kecamatan Lawe Bulan.

BPBA mencatat banjir berdampak pada 52 kepala keluarga atau 203 jiwa. Hingga laporan tersebut disampaikan, tidak ada korban jiwa dan tidak ada warga yang mengungsi.

Lahan pertanian dan akses jalan rusak

Banjir merusak sekitar 40 hektare lahan pertanian masyarakat di Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan wilayah sekitarnya. Sebanyak 10 hektare sawah di Desa Kisam Gabungan juga dilaporkan terdampak.

Kerusakan turut terjadi pada sejumlah infrastruktur. Badan jalan Kutacane-Blangkejeren di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, tertimbun longsor. Kondisi itu juga menyebabkan tiang listrik PLN tumbang.

Tanggul Sungai Lawe Kisam dilaporkan jebol sehingga air mengalir ke permukiman warga Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Desa Pancar Iman di Kecamatan Bambel. Jalan darurat penghubung serta jembatan Natam-Simpang IV Tanjung dan jembatan Mbarung yang mengarah ke Kecamatan Lawe Alas hanyut tergerus arus sungai.

Oprit Jembatan Mbarung Datuk-Lawe Sikap amblas dan membuat jembatan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Di ruas Pulonas Baru menuju Lawe Rutung, abrasi akibat gerusan Sungai Lawe Bulan terjadi sepanjang kurang lebih 50 meter. Sebagian badan jalan pada Jembatan Rangka Baja Biakmuli yang merupakan jembatan nasional juga mulai terlihat amblas.

Petugas dikerahkan ke lokasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan pendataan di sejumlah lokasi terdampak. Satu unit ekskavator juga digunakan untuk menutup tanggul yang jebol dan menormalisasi aliran Sungai Lawe Kisam.

Selain penanganan tanggul dan sungai, petugas TRC BPBD masih melakukan pemotongan serta pembersihan pohon tumbang yang menutup jalan nasional Kutacane-Blangkejeren, tepatnya di kawasan Tanjakan Gurah Ketambe.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer