Monday, October 12, 2026
HomeEkonomiAlexandr Wang Dongkrak Nilai Pasar Meta hingga Rp4.212 Triliun

Alexandr Wang Dongkrak Nilai Pasar Meta hingga Rp4.212 Triliun

Keputusan Meta mengeluarkan hingga US$14,3 miliar atau sekitar Rp257,4 triliun untuk Scale AI kembali menjadi sorotan setelah produk kecerdasan buatan perusahaan itu disebut telah mendorong kenaikan nilai pasar Meta secara signifikan. Investor teknologi Adam Khoo menilai langkah tersebut mulai terlihat hasilnya, terutama setelah Alexandr Wang bergabung sebagai Chief AI Officer Meta.

Meta menginvestasikan dana tersebut untuk memperoleh 49 persen saham non-voting Scale AI. Transaksi itu membuat valuasi Scale AI menembus lebih dari US$29 miliar. Selain kepemilikan saham, kesepakatan tersebut juga membuka jalan bagi Wang, pendiri sekaligus mantan CEO Scale AI, untuk masuk ke jajaran pimpinan Meta.

Wang Disebut Menerima US$5 Miliar

Wang menjadi salah satu bagian paling mahal dari kesepakatan itu. Ia disebut memperoleh sekitar US$5 miliar atau setara Rp90 triliun. Nilai tersebut dikaitkan dengan kompensasi yang diterimanya setelah bergabung dengan Meta sebagai Chief AI Officer.

Besarnya angka itu sempat memunculkan pertanyaan tentang kontribusi yang dapat diberikan Wang kepada Meta. Pasalnya, pembayaran hingga miliaran dolar untuk seorang eksekutif dinilai sangat besar. Namun, perkembangan produk AI Meta dalam beberapa waktu terakhir menjadi dasar bagi sejumlah pihak untuk menilai kembali keputusan tersebut.

“Orang-orang mengira Mark Zuckerberg gila ketika Meta membayar US$5 miliar atau sekitar Rp90 triliun kepada Alexandr Wang untuk menjadi Chief AI Officer Meta. Saat itu, harganya terlihat keterlaluan,” kata Khoo, sebagaimana dikutip dari Yahoo Finance, Selasa, 29 September 2026.

Produk AI Meta Dikaitkan dengan Kenaikan Nilai Pasar

Menurut Khoo, produk-produk AI baru Meta yang dikembangkan di bawah kepemimpinan Wang telah menambah sekitar US$200 miliar atau sekitar Rp3.600 triliun terhadap nilai pasar perusahaan. Pernyataan itu menjadi alasan mengapa biaya perekrutan Wang kini dinilai tidak lagi tampak berlebihan.

“Jika melihat perkembangan hingga hari ini, produk-produk AI baru Meta yang dikembangkan di bawah kepemimpinan Wang telah menambah sekitar US$200 miliar atau sekitar Rp3.600 triliun terhadap nilai pasar. Tiba-tiba, membayar miliaran dolar untuk mendapatkan talenta kelas dunia tidak lagi tampak terlalu gila,” ujar Khoo.

Ia mengatakan, pendekatan para pengusaha besar tidak semata-mata menghitung biaya untuk mendapatkan seseorang, melainkan memperkirakan nilai yang dapat diciptakan oleh orang tersebut. “Pertanyaannya bukan, berapa biaya orang ini? Pertanyaannya adalah, berapa banyak nilai yang bisa diciptakan orang ini?” katanya.

Khoo menambahkan, pembayaran US$1 miliar atau sekitar Rp18 triliun dapat menjadi keuntungan besar apabila seorang talenta mampu membantu perusahaan menciptakan nilai hingga US$10 miliar atau sekitar Rp180 triliun. Dalam konteks Meta, ia menilai perkembangan produk AI dan kenaikan nilai pasar perusahaan mulai memberikan gambaran mengenai alasan di balik keputusan untuk merekrut Wang dengan biaya sangat besar.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer