Monday, October 12, 2026
HomeCryptoHSBC Luncurkan Stablecoin RedCoin untuk Pembayaran Harian

HSBC Luncurkan Stablecoin RedCoin untuk Pembayaran Harian

HSBC menyiapkan stablecoin bernama HSBC RedCoin dengan sasaran awal transaksi pembayaran sehari-hari. Produk ini akan diarahkan untuk transfer antarindividu atau person-to-person (P2P), serta pembayaran dari individu kepada pedagang atau person-to-merchant (P2M).

Rencana tersebut menempatkan penggunaan harian sebagai tahap pertama pengembangan RedCoin. HSBC, bank terbesar di Hong Kong dan salah satu dari tiga bank yang memiliki kewenangan menerbitkan uang kertas di wilayah itu, belum menjadikan kebutuhan perusahaan dan institusi sebagai fokus awal stablecoin tersebut.

Dimulai dari transaksi masyarakat

Menurut informasi yang dikutip dari CoinMarketCap pada Rabu (30/9/2026), RedCoin dirancang untuk mendukung transaksi yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat. Transfer P2P mencakup pengiriman dana dari satu individu kepada individu lain, sedangkan skema P2M ditujukan untuk pembayaran individu kepada merchant.

Urutan pengembangan itu memperlihatkan bahwa HSBC ingin membangun pemakaian RedCoin melalui transaksi sederhana sebelum memperluas cakupannya. Setelah tahap awal untuk pembayaran harian, stablecoin tersebut berpotensi digunakan dalam kebutuhan perusahaan dan institusi.

Jika perluasan itu dilakukan, RedCoin dapat mengambil peran yang lebih besar dalam strategi aset digital HSBC. Namun, sumber belum menyebutkan waktu penerapan untuk penggunaan korporasi maupun institusi tersebut.

Survei menunjukkan pemahaman nasabah

Bersamaan dengan rencana RedCoin, HSBC merilis hasil survei terhadap lebih dari 1.000 nasabah di Hong Kong. Survei itu mengukur pemahaman responden mengenai kemungkinan penggunaan stablecoin.

Sebanyak 74 persen responden menyatakan dapat menyebutkan setidaknya satu penggunaan stablecoin. Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar responden dalam survei telah mengenali fungsi aset digital itu, meski tingkat pemahaman mereka berbeda berdasarkan jenis penggunaannya.

Perdagangan aset digital dan investasi berbasis token menjadi penggunaan yang paling banyak disebut. Sebanyak 57 persen responden memasukkan dua aktivitas tersebut sebagai contoh pemanfaatan stablecoin.

Transfer antarindividu berada di urutan berikutnya dengan 53 persen responden. Sementara itu, remitansi lintas negara dan pembayaran kepada merchant masing-masing disebut oleh 52 persen responden.

Hasil survei tersebut menempatkan pembayaran P2P dan merchant sebagai dua penggunaan yang cukup dikenal oleh nasabah HSBC di Hong Kong. Kedua kategori itu juga sejalan dengan fokus awal RedCoin, yang dirancang untuk transaksi pembayaran sehari-hari sebelum berpotensi diperluas ke kebutuhan bisnis dan institusi.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer