Harga kripto pada Minggu, 18 Mei 2025, kembali bergerak di zona merah. Sejumlah aset digital utama tercatat melemah dalam perdagangan harian maupun sepekan terakhir, menandakan pasar masih dibayangi tekanan jual. Di tengah koreksi itu, stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) relatif bertahan di level USD 1,00.
Solana, XRP, dan Dogecoin ikut terkoreksi
Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang ikut tertekan. Dalam 24 jam terakhir, harga SOL turun 1,34 persen dan dalam sepekan melemah 6,12 persen. Saat ini, Solana diperdagangkan di kisaran Rp 2,73 juta per koin.
Tekanan serupa juga dialami XRP. Aset kripto ini turun 1,58 persen dalam sehari dan terkoreksi 4,40 persen dalam sepekan. Adapun harga XRP tercatat berada di level Rp 38.791 per koin.
Sementara itu, Dogecoin (DOGE) mencatat pelemahan yang lebih dalam. Dalam satu hari, DOGE turun 3,62 persen dan dalam tujuh hari terakhir anjlok 12,96 persen. Harga token meme tersebut kini berada di Rp 3.544 per token.
Stablecoin bertahan, pasar kripto ikut melemah
Berbeda dengan aset kripto lain yang berfluktuasi, USDT dan USDC masih menunjukkan kestabilan harga. Keduanya tetap berada di level USD 1,00 meski tercatat mengalami koreksi tipis sebesar 0,02 persen.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di angka USD 3,27 triliun atau setara sekitar Rp 53.917 triliun. Nilai tersebut turun 1,00 persen dibandingkan sehari sebelumnya, memperlihatkan sentimen pasar yang belum sepenuhnya pulih.
Risiko tetap tinggi bagi investor
Pergerakan harga yang mudah berubah membuat pasar kripto tetap menuntut kehati-hatian. Setiap keputusan untuk membeli atau menjual aset digital semestinya didasarkan pada analisis yang matang, bukan hanya mengikuti tren sesaat.
Liputan6.com hanya menyediakan informasi dan tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.
Source link

