Jakarta — Koin meme TRUMP kembali menjadi sorotan setelah tekanan jual menghantam pasar aset digital menyusul pengumuman tarif terbaru oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pada 3 April, token yang terkait dengan nama Trump itu tercatat anjlok 15,6 persen terhadap dolar AS dalam 24 jam, menandai respons cepat pasar terhadap gejolak kebijakan yang memicu kepanikan lebih luas.
Efek tarif langsung terasa di pasar kripto
Di tengah sentimen yang memburuk, Bitcoin (BTC) ikut terseret dan sempat turun ke level terendah harian di 81.200 dolar AS, atau melemah sekitar 6 persen terhadap dolar AS. Tekanan itu memperlihatkan bagaimana pengumuman kebijakan perdagangan dari Washington bukan hanya mengguncang saham, tetapi juga merembet ke aset digital yang selama ini kerap dianggap lebih spekulatif.
Koin meme TRUMP sendiri bergerak liar dalam waktu singkat. Dari 9,02 dolar AS per token, harganya turun menjadi 8,97 dolar AS hanya dalam satu jam setelah pengumuman tarif. Dalam hitungan yang lebih panjang, pelemahan token ini makin jelas: turun 20,4 persen dalam sepekan terakhir dan terkoreksi 26,9 persen dalam 30 hari terakhir.
Masih bernilai besar, tetapi tekanan makin berat
Meski tertekan, kapitalisasi pasar koin meme TRUMP masih tercatat mencapai 1,78 miliar dolar AS. Dengan nilai sebesar itu, token ini menempati peringkat ke-44 dari 50 aset kripto teratas. Posisi tersebut menunjukkan bahwa, di tengah volatilitas yang tinggi, minat pasar terhadap aset bertema politik ini belum sepenuhnya hilang, walau kepercayaan investor sedang diuji oleh perubahan sentimen yang cepat.
Pergerakan TRUMP dalam beberapa pekan terakhir juga menegaskan sifat pasar kripto yang sangat sensitif terhadap faktor eksternal. Ketika kebijakan politik memanas, aset yang paling mudah diperdagangkan sering kali menjadi yang pertama merasakan tekanan. Dalam kasus ini, nama besar Trump justru tak cukup menahan laju koreksi token yang mengusungnya.
Source link

