Thursday, October 8, 2026
HomeLifestyle7 Hal Menarik di Soundrenaline Makassar: Bukan Hanya Acara Musik

7 Hal Menarik di Soundrenaline Makassar: Bukan Hanya Acara Musik

Makassar kembali jadi titik temu kreativitas. Saat Soundrenaline “Sana Sini di Makassar” digelar pada Minggu, 16 November 2025, festival ini tidak sekadar menghadirkan panggung musik. Di kota ini, Soundrenaline tampil sebagai ruang pertemuan berbagai disiplin kreatif—dari seni visual, film independen, hingga pasar kreatif—yang dirangkai dalam satu perayaan besar di Timur Indonesia.

Empat Lokasi, Satu Pusat Perayaan

Gelaran Soundrenaline Makassar 2025 tersebar di empat titik utama: Riuh Records, The Backyard, Dupli Dining & Lounge, serta Lapangan Parkir Phinisi Point Mall. Format ini membuat festival terasa lebih hidup karena pengunjung tidak hanya bergerak dari satu panggung ke panggung lain, tetapi juga dari satu pengalaman kreatif ke pengalaman berikutnya. Setiap lokasi membawa karakter berbeda, namun tetap terhubung dalam semangat yang sama: merayakan gagasan, bunyi, dan karya.

Riuh Records dan area The Lab & The Space menjadi ruang eksplorasi yang menonjolkan sisi kuratorial festival. Di sini, penonton dapat menemukan sesi Screening & Storytelling yang menampilkan karya sineas lokal, sekaligus memperlihatkan bahwa Soundrenaline tidak berhenti pada pertunjukan musik semata. Ada upaya untuk membuka ruang bicara bagi cerita-cerita dari daerah, yang kerap jarang mendapat sorotan sebesar ini.

Lebih dari Panggung Musik

Di Dupli Dining & Lounge, suasana festival bergerak ke arah yang lebih interaktif. Lokasi ini menjadi tempat bagi lokakarya, pameran seni, pasar kreatif, hingga pameran zine yang mempertemukan pelaku dan penikmat karya independen. Kehadiran elemen-elemen ini membuat Soundrenaline Makassar terasa seperti festival yang dibangun dari banyak lapisan, bukan hanya daftar penampil musik.

Sementara itu, The Backyard menghadirkan musik eksperimental dengan energi yang kuat, memberi warna berbeda bagi pengunjung yang ingin merasakan sisi lain dari skena kreatif. Kombinasi antara musik, visual, dan ruang diskusi membuat festival ini menampilkan wajah yang lebih luas dari budaya populer di Indonesia Timur.

Ruang Dialog untuk Industri Kreatif

Salah satu agenda yang paling menonjol adalah Cross Panel Talks bertema “From Homeground to Headlines”. Sesi ini mempertemukan tokoh-tokoh dari industri kreatif dalam forum yang membahas bagaimana gagasan dari daerah bisa menembus perhatian yang lebih luas. Dalam konteks Soundrenaline Makassar, forum seperti ini penting karena memperlihatkan bahwa festival tidak hanya ingin menjadi hiburan, tetapi juga wadah percakapan tentang ekosistem kreatif yang tumbuh dari rumah sendiri.

Dengan rangkaian acara yang padat dan lintas medium, Soundrenaline Makassar 2025 menegaskan posisinya sebagai festival yang ingin bergerak lebih jauh dari format konser biasa. Di Makassar, musik hadir berdampingan dengan film, seni, dan pasar kreatif, membentuk pengalaman yang lebih utuh bagi publik yang datang bukan hanya untuk menonton, melainkan juga untuk melihat bagaimana kreativitas di Timur Indonesia terus menemukan bentuknya.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer